Serukan Cianjur Bebas Pasung, 25 ODGJ Turun ke Jalan Gelar Teatrikal

Ismet Selamet - detikNews
Sabtu, 10 Okt 2020 18:03 WIB
ODGJ Cianjur Gelar Teatrikal
Aksi teatrikal ODGJ di Cianjur berkaitan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia. (Foto: Ismet Selamet/detikcom)
Cianjur -

Sebanyak 25 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Cianjur turun ke jalan memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, Sabtu (10/10/2020). Aksi tersebut dilakukan untuk mendorong pemerintah memperhatikan nasib ODGJ, terutama yang dipasung.

Para ODGJ tersebut merupakan pasien yang tengah direhabilitasi di Yayasan Rumah Pulih Jiwa (YRPJ) Cianjur. Sambilmemegang spanduk bertuliskan berbagai tuntutan, para ODGJ yang didampingi pengurus YRPJ menyerukan tuntutannya di bundaran Tugu Lampu Gentur. Mereka menggelar teatrikal.

Pembina Yayasan Rumah Pulih Jiwa Aliet Sojariah mengatakan permasalahan penanganan dan pengobatan ODGJ di Indonesia, khususnya di Cianjur, masih jadi isu yang dikesampingkan. Padahal, dia menegaskan, penyandang gangguan kejiwaan kerap mendapat stigma hingga diskriminasi dari lingkungan sekitar.

"Mereka (ODGJ) rentan mengalami kekerasan baik secara fisik ataupun psikologi. Di antara lain pengucilan, pelecehan seksual, bullying, penelantaran, hingga pengamanan paksa. Bahkan banyak juga yang dipasung," ujar Aliet usai aksi, Sabtu (10/10/2020) sore.

Ia mengatakan meski pemerintah telah berkomitmen menciptakan bebas pasung, nyatanya angka kekerasan berupa pasung masih menjadi yang tertinggi. "Dari temuan kami di Cianjur ada 159 ODGJ yang mengalami kekerasan, mulai dari pengucilan, pelecehan seksual, hingga pemasangan," tutur Aliet.

Tonton video 'TNI Pastikan Ikut Menindak Pedemo Rusuh yang Serang Polisi':

[Gambas:Video 20detik]