Ngaku Ikut-ikutan, 75 Pelajar Diamankan Saat Akan Ikut Demo di Banten

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Kamis, 08 Okt 2020 14:44 WIB
75 pelajar diamankan polisi saat akan ikut aksi di Banten
75 pelajar diamankan polisi saat akan ikut aksi di Banten (Foto: Bahtiar Rifa'i)
Serang -

Sebanyak 75 pelajar dari sekitar Kota Serang diamankan kepolisian Polda Banten saat akan melakukan aksi di Kawasan Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B). Bahkan, ada siswa kelas satu SMP yang diamankan.

Para pelajar kemudian dibawa ke halaman Polda Banten untuk dilakukan pendataan. Kabid Humas Polda Banten Kombes Edy Sumardi menjelaskan, kebanyakan mereka yang ditahan adalah pelajar SMA dan SMK dan ada beberapa yang putus sekolah di Kota Serang. Ada sekitar 75 orang yang mengaku akan ikut aksi di wilayah Banten.

"Tadi sebagian menginformasikan akan ikut-ikutan demo ke wilayah yang ada di Banten. Kurang lebih sekitar 50 sampai dengan 75," kata Edy di lokasi, Serang, Kamis (8/10/2020).

Kebanyakan dari para siswa ini ikut-ikutan terkait adanya ajakan aksi termasuk dari media sosial. Mereka tidak paham soal isu-isu misalkan soal Omnibus Law dan tidak mengerti tujuan ikut demo.

"Sebagian ajakan dari medsos yang mereka sendiri nggak tahu tujuan mau ke mana, diajak ikut saja dan ini kita sayangkan," ujarnya.

Kabid Humas melanjutkan bahwa pengamanan ini dilakukan agar para siswa diedukasi. Apalagi menurutnya saat ini masih kondisi pandemi. Mereka juga bisa terjerat hukum jika melakukan aksi pidana.

"Bahkan apabila anak-anak kita yang ikut ikutan melakukan tindak pidana hukum maka dia tidak akan bisa mendapatkan SKCK. Karena telah tercatat di dalam pelanggaran hukum dan dia akan kesulitan akan bekerja dan sebagainya," ujarnya.

Beberapa siswa saat ditanya mengaku hanya ikut atas ajakan temannya termasuk di media sosial. Mereka rencananya berkumpul di beberapa titik di Serang.

"Cuma ikut-ikutan pak diajak temen," kata salah satu siswa kelas 7 asal Sawah Luhur, Kota Serang.

(bri/mud)