Demonstran Omnibus Law Ancam Blokade Jalan Pasteur Bandung

Yudha Maulana - detikNews
Kamis, 08 Okt 2020 14:13 WIB
Ratusan mahasiswa ancam blokade Jalan Pasteur Bandung
Ratusan mahasiswa ancam blokade Jalan Pasteur Bandung (Foto: Yudha Maulana)
Bandung -

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Cipayung akan menutup Jalan Pasteur setelah melakukan orasi di depan Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, pada Kamis (8/10/2020).

Tujuan penutupan jalan ini agar aspirasi mereka yang mendesak Omnibus Law segera dicabut bisa didengar pemerintah.

"Kalau ke Pasteur ini kan kalau di depan Gedung DPRD tidak didengar, kita akan mencoba membuat roda ekonomi sedikit mandeg. Biar apa yang kita sampaikan didengar, ekonomi di Indonesia ini sangat rentan, apalagi kalau kita jegal. Saya yakin aspirasi kita akan berhasil didengar," ujar Ravi dari PMII Bandung.

Pantauan detikcom, massa mahasiswa mulai berjalan rapat beriringan dengan membawa spanduk penolakan Omnibus Law.

"Kita telaah isi materi dalam klaster ketenagakerjaan dan pengadaan tanah, kalau kita kaji dalam peraturan pembentukan UU, UU Cipta Kerja ini cacat. Ada di pasal 5 dalam pembentukan UU yang namanya bagian keterbukaan, tetapi itu tidak dilakukan. Buruh saja sebagai klaster yang tercantum, tidak mengetahui apa-apa di tanggal 5 Oktober," kata Ravi.

Liong dari PMKRI mengaku kecewa dengan pembentukan Omnibus Law klaster pendidikan yang mewajibkan lembaga pendidikan memiliki surat izin bisnis. Menurutnya hal ini membuat pendidikan terkesan dikomersialisasi.

"Kasihan teman-teman kami di pesantren, sekolah pendeta dan seminari. UU ini sangat cacat," katanya.

(yum/mud)