Demo Tolak Omnibus Law

Demonstran Ricuh di Bandung, Serikat Pekerja: Coreng Perjuangan Buruh

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Rabu, 07 Okt 2020 14:34 WIB
Massa kembali berkumpul di depan Gedung DPRD Jawa Barat setelah menduduki jalan layang (flyover) Pasupati, Kota Bandung.
Aksi demonstran berujung ricuh di DPRD Jabar. (Foto: Yudha Maulana/detikcom)
Bandung -

Aksi demonstran menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja di Kota Bandung berujung ricuh. Serikat pekerja memastikan demonstran ricuh itu bukan dari kaum buruh.

"Kemarin kita tidak ada, elemen buruh tidak ada aksi di DPRD Jawa Barat, itu yang pertama. Bahwa untuk Kota Bandung, kemarin aksinya di Balai Kota dan itupun sampai jam setengah lima sore teman-teman buruh sudah membubarkan diri. Sehingga ada kejadian tersebut, sudah dipastikan, kami tegaskan bukan buruh yang melakukan itu," ucap Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jabar Roy Jinto kepada detikcom, Rabu (7/10/2020).

Roy mengatakan dalam aksi cabut UU Omnibus Law Cipta Kerja kemarin, elemen buruh berunjuk rasa secara konstitusional dan damai. Bahkan kaum buruh melakukan aksi dengan menggunakan seragam.

"Di awal sebelum melaksanakan aksi, kita sudah menegaskan aksi buruh damai, tertib dan tidak ada anarkis. Tuntutannya hanya satu batalkan Omnibus Law dan meminta Presiden untuk mengeluarkan Perppu membatalkan Omnibus Law," katanya.

"Tidak ada tuntutan-tuntutan lain dan buruh tidak pernah melakukan perusakan fasilitas, fasum dan fasos, dan juga tidak pernah melakukan perusakan-perusakan milik pemerintah seperti itu. Karena sejak awal aksi buruh aksi damai," tutur Roy menambahkan.

Selanjutnya
Halaman
1 2