Kota Bandung Zona Merah COVID-19, Walkot Oded: Masih Terkendali

Siti Fatimah - detikNews
Senin, 05 Okt 2020 15:49 WIB
Wali kota bandung oded m danial
Foto: Wali Kota Bandung Oded M Danial (Siti Fatimah/detikcom).
Bandung -

Sejumlah daerah di Jawa Barat termasuk Kota Bandung masuk ke dalam zona merah COVID-19. Padahal sebelumnya Kota Bandung berada pada status zona oranye dengan tingkat kewaspadaan sedang.

Wali Kota Bandung Oded M Danial angkat bicara terkait penetapan status tersebut. Meski berstatus zona merah, ia mengatakan Kota Bandung masih terkendali terkait penyebaran COVID-19.

"Saya yakin Bandung masih terkendali, enggak (penambahan kasus)," katanya saat diwawancarai wartawan di pendopo Kota Bandung, Senin (05/10/2020).

Ia menyebut jika Kota Bandung sudah dalam keadaan gawat maka pihaknya akan segera bertindak dengan cepat.

Namun begitu, Oded mengaku tidak ingin berkomentar lebih jauh sebab belum melihat secara detail peta risiko penyebaran COVID-19. "Saya tidak mau menanggapi kebijakan provinsi, saya belum lihat peta," katanya.

Dari informasi yang dihimpun detikcom, Senin (5/10/2020) di laman Pusicov Kota Bandung kasus positif kumulatif sebanyak 1.391, positif aktif 178, sembuh 1.154 dan meninggal 59.

Dalam laman itu disebutkan, ada 10 kelurahan yang memilki kasus COVID-19 terbanyak, yakni Sukamiskin (32), Cisaranten Kulon (21), Cijerah (19), Cipadung Kulon (22), Cipamokolan (18), Situsaeur (11), Margasari (18), Turangga (16), Cipedes (20) dan Karang Pamulang (11).

Sebelumnya sempat diberitakan, Pemkot Bandung berencana akan melakukan simulasi mini lock down atau Pembatasan Sosial Berskala Kampung (PSBK). Simulasi akan dipimpin Ketua Harian Gugus Tugas COVID-19 Kota Bandung Ema Sumarna bersama jajaran kewilayahan.

"Ada 9 kelurahan akan segera ditindaklanjuti. Tadi juga, saat diundang ternyata ada tiga kelurahan Kelurahan Lingkar Selatan, Cipadung dan Arjuna yang ternyata dicek tidak ada kasus positif aktif (maka tidak perlu PSBK)," ujarnya pada Sabtu (3/10) lalu.

(mso/mso)