"Masih nunggu sepuluh hari lagi hasilnya, mereka masih isolasi mandiri," ucap Kepala Divisi Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Jabar Abdul Aris kepada detikcom, Senin (5/10/2020).
Isolasi dilakukan masing-masing napi di Lapas Garut. Pengawasan tetap dilakukan oleh petugas atau dokter dari lapas itu.
Sementara itu, setelah mendapatkan kabar adanya 11 napi positif, Aris mengatakan pihaknya bersama Dinkes Garut melakukan tracing. Tes swab lalu dilakukan terhadap napi-petugas lapas.
"Ada 122 orang pegawai dan SBP yang dilakukan pemeriksaan swab massif. Seluruhnya negatif," tuturnya.
Sebelumnya, Bupati Garut Rudy Gunawan menyatakan 11 orang warga binaan Lapas Kelas II B Garut positif virus COVID-19. Mereka kini diisolasi di ruangan khusus Lapas.
"11 positif. Di Lapas," ucap Rudy kepada wartawan, Selasa (29/9/2020).
Rudy mengatakan 11 orang napi tersebut diketahui positif virus COVID-19 setelah dilakukan swab test beberapa hari lalu.
"Mereka tanpa gejala," ujarnya. (dir/mso)











































