7 Kecamatan di Bandung Barat Rawan Longsor dan Banjir Bandang

Whisnu Pradana - detikNews
Minggu, 04 Okt 2020 10:29 WIB
Ilustrasi longsor (Andhika-detikcom)
Ilustrasi (Foto: Ilustrasi longsor (Andhika-detikcom)
Bandung Barat -

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana di musim hujan.

Berdasarkan catatan BPBD KBB sedikitnya ada tujuh kecamatan yang rawan mengalami bencana seperti longsor maupun banjir bandang setelah diguyur hujan deras.

"Karena sudah mau memasuki musim hujan kami minta waspada bencana. Tujuh kecamatan jadi prioritas, seperti Kecamatan Parongpong, Cisarua, Lembang, Gununghalu, Rongga, Sindangkerta, dan Cihampelas," ungkap Kepala Pelaksana BPBD KBB Duddy Prabowo, Minggu (4/10/2020).

Selama kemarau berlangsung, tak banyak laporan soal bencana kekeringan maupun kebakaran yang terjadi. Salah satunya karena musim kemarau kali ini berjalan normal.

"Musim kemaraunya normal, engga berkepanjangan seperti tahun lalu. Jadi laporan kekeringan dan kebakarannya juga minim," terangnya.

Duddy menyebut berdasarkan informasi dari Badan Metereologi Klimatologi Geofisika (BMKG) puncak musim hujan akan berlangsung hingga bulan Februari 2021 mendatang.

"Saat ini kita tentunya melakukan mitigasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait kewaspadaan bencana. Ya itu tadi, kita fokus mewaspadai potensi bencana, terutama di tujuh kecamatan," bebernya.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan menjelang musim hujan ini. Pasalnya, berkaca pada tahun lalu banjir bandang beberapa kali menerjang KBB.

"Pada akhir tahun lalu wilayah kita pun sempat diterjang banjir bandang di wilayah Kecamatan Ngamprah dan Padalarang, terus ada juga di Gununghalu," tandasnya.

Tonton juga 'Melihat Keganasan Banjir di Kabupaten Donggala, Rendam Puluhan Rumah!':

[Gambas:Video 20detik]

(mud/mud)