Disorot Bawaslu Soal Foto Bareng RK di Rumdin, Ini Respons Cabup Bandung

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Kamis, 01 Okt 2020 14:12 WIB
Pasangan DS-Sahrul bertemu Gubernur Jabar Ridwan Kamil.
Foto: Dadang-Sahrul temui Gubernur Jabar Ridwan Kamil di Gedung Pakuan (Istimewa).
Bandung -

Pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Bandung Dadang Supriyatna-Sahrul Gunawan disorot Bawaslu Jabar lantaran datang ke rumah dinas Gubernur Jabar Ridwan Kamil. Dadang mengklarifikasi terkait sorotan itu.

"Saya datang ke sana, silaturahmi mohon doanya, kan begitu. Kepada siapapun kita mah boleh meminta doa restu," ucap Dadang saat dikonfirmasi, Kamis (1/10/2020).

Dadang menyebut kedatangannya ke rumah dinas Gubernur Jabar itu dilakukan sebelum penetapan dan masa kampanye.

"Sebelum itu, jadi foto itu sebelum penetapan dan pengundian nomor," katanya.

Saat pertemuan itu, kata Dadang, banyak yang dibicarakan dengan orang nomor satu di Jabar tersebut. Termasuk soal RPJMD bila nantinya paslon 'bedas' itu terpilih.

"Ya program yang sesuai dengan RPJMD kan gitu. Kenapa? Kan saya mau mencalonkan maka harus tau tentang program ke depan sehingga diselaraskan dengan program-program kita," katanya.

Sebelumnya, kedatangan Dadang-Sahrul ke rumah dinas Gubernur Jabar itu mendapat sorotan dari Bawaslu. Bawaslu menilai fasilitas negara tak boleh dijadikan kepentingan politik.

"Ada dugaan pernyataan dukungan gubernur di rumah jabatan. Kita dari Bawaslu ingatkan tidak boleh menggunakan fasilitas negara dalam hal ini rumah jabatan dijadikan sebagai tempat aktivitas politik," ujar Koordinator Divisi Pemilu Bawaslu Jabar Zaki Hilmi saat dikonfirmasi, Kamis (1/10/2020).

Foto paslon yang menamakan dirinya pasangan 'Bedas' ini pun muncul di media sosial. Sahrul Gunawan dalam Instagram pribadinya pun mengunggah foto bersama Gubernur Jabar Ridwan Kamil. Bahkan dalam keterangannya, paslon ini mendatangi rumah dinas gubernur di Pakuan.

"Kami cabup dan cawabup #kabupatenbandung berkesempatan bertemu dengan kang emil gubernur jawa barat di rumah dinas beliau. kami berdiskusi mengenai program yg akan dilakukan jika terpilih nanti. diantaranya pemberian insentif utk guru2 ngaji, peningkatan kesejahteraan perangkat desa dan guru (termasuk guru honorer), peningkatan potensi UKM dan pariwisata yg belum byk tereksplor #BEDAS #BErsamaDAdangSahrul," tulis Sahrul dalam keterangannya.

(dir/mso)