Pemuda Coret Musala 'Saya Kafir' di Tangerang Jadi Tersangka

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Rabu, 30 Sep 2020 14:26 WIB
Pemuda Vandalisme Musala di Tangerang
Pelaku vandalisme musala di Tangerang (masker hijau) di Mapolresta Tangerang. (Foto: Bahtiar Rifa'i/detikcom)
Tangerang -

Kapolresta Tangerang Kombes Ade Ary Syam mengatakan perbuatan pelaku pencoretan atau vandalisme oleh Satrio Katon Nugroho di Musala Darussalam bisa menimbulkan permusuhan dan penistaan agama. Pelaku ditetapkan sebagai tersangka bisa dijerat dengan Pasal 156 (a) dan atau pasal 156 KUHP.

"Terhadap tersangka kita terapkan Pasal 156 KUHP. Karena dia diduga melakukan perbuatan yang dapat menimbulkan perasaan permusuhan atau penodaan terhadap agama sehingga dapat menimbulkan perasaan permusuhan, kebencian ataupun penghinaan terhadap golongan atau beberapa golongan," kata Ade di Mapolresta Tangerang, Rabu (30/9/2020).

Ade berpesan kepada masyarakat Tangerang dan khususnya yang sudah menerima video aksi vandalisme yang ditampilkan di media sosial untuk tidak melakukan interpretasi secara sendiri dengan kalimat-kalimat pribadi. Ia berharap warga melakukan konfirmasi yang pihak yang berwenang.

"Dengan hormat siapapun kalau menerima video, foto-foto tolong jangan diinterpretasikan sendiri. Yang harus dilakukan seyogyanya adalah mengkonfirmasi video apa, ini foto apa. Karena fakta sangat berbeda dengan persepsi," ujar Ade.

Polisi masih terus mengumpulkan fakta-fakta secara utuh apa yang dilakukan tersangka. Jika telah melihat dan menerima foto vandalisme, sebaiknya melakukan konfirmasi kepada pihak berwajib.

Dari perbuatan tersangka, polisi sendiri telah mengamankan Al Quran warna kuning emas yang ada coretan silang saat dipilok oleh pelaku. Selain itu, ada Al Quran yang sudah disobek-sobek, 1 buah pilok, 1 buah lakban, gunting dan sebuah korek.

Tonton video 'Pencoret Musala 'Saya Kafir' di Tangerang Belajar Agama dari YouTube!':

[Gambas:Video 20detik]



(bri/bbn)