TKW Tewas Tersetrum Saat Charge Ponsel di Malaysia Dipastikan Ilegal

Syahdan Alamsyah - detikNews
Selasa, 29 Sep 2020 21:34 WIB
The dead womans body. Focus on hand
Ilustrasi mayat. (Foto: Thinkstock)
Sukabumi -

Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Sukabumi mengaku prihatin dengan kasus Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kampung Bojonggaling, Kabupaten Sukabumi, tewas tersetrum saat mendengarkan musik melalui ponselnya yang tengah diisi daya. Siti Aisiyah (41) diketahui berangkat secara ilegal ke Malaysia pada Agustus 2018.

P2TP2A berharap kasus Siti menjadi pelajaran untuk PMI atau tenaga kerja wanita (TKW) lainnya yang berniat kerja tanpa jalur ilegal. "Saya menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya almarhumah sekaligus meminta konfirmasi perihal penyebab meninggalnya korban. Alhamdulillah kami ditemui orang tua dan adik-adik almarhumah," kata Ketua Umum P2TP2A Kabupaten Sukabumi Yani Jatnika Marwan kepada wartawan, Selasa (29/9/2020).

Hasil komunikasi diketahui memang benar Siti meninggal saat men-charge ponsel sambil dipakai menggunakan earphone. "Kemudian ada kilat lalu tersetrum. Jadi sesuai dengan kronologi yang disampaikan pihak polisi Malaysia. Ayahnya menangis bukan karena kematian Siti. Namun, karena dia pergi ke Malaysia secara ilegal," tutur Yani.

Menurut Yani, korban telah tergiur oleh ajakan calo yang merupakan orang yang sudah dikenal sebelumnya. Untuk itu, saat ia melakukan takziyah ia langsung membesarkan hati ayahnya supaya sabar dan bersyukur, bahwa jenazah Siti sudah dipulangkan dengan baik.

"Semoga kejadian ini menjadi ibroh (pelajaran) untuk masyarakat yang memaksa pergi bekerja sebagai PMI ilegal," ucap Yani.

Selanjutnya
Halaman
1 2