Warga Bogor Korban Investasi Bodong Alimama Lapor Polisi

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Selasa, 29 Sep 2020 14:33 WIB
Investasi Bodong
Ilustrasi investasi bodong. (Foto: Tim Infografis: Nadia Permatasari)
Bandung -

Polisi menerima laporan soal dugaan adanya investasi bodong berupa pinjaman melalui aplikasi. Polisi tengah menyelidiki kasus tersebut.

Investasi berupa aplikasi ini dilaporkan sejumlah korban ke Polres Bogor Kota dan Polres Bogor. Mereka mengaku menjadi korban aplikasi bernama JD Union dan Alimama.

"Di sini ternyata di Jawa Barat sudah ada dua laporan. Di Polres kabupaten Bogor dan kota (Bogor). Ternyata ada dua aplikasi yang melakukan penipuan yaitu JD Union dan Alimama," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Selasa (29/9/2020).

Erdi mengatakan sejauh ini sudah ada lima orang yang menjadi korban. Namun jumlah itu kemungkinan bertambah bilamana korban lainnya ikut melapor. "Dugaan korban nya banyak sekali, untuk sementara data yang sudah terhimpun di polres Kota maupun Kabupaten Bogor sudah ada lima dan mungkin akan bertambah," katanya.

"Oleh karena itu, kami menghimbau jika ada masyarakat selain dari Kota Bogor mau didaerah lain di daerah Jawa Barat untuk segera melapor ke polres setempat dulu," ucap Erdi menambahkan.

Erdi menuturkan kasus ini bermula dari adanya tawaran melalui aplikasi tersebut kepada korban. Para korban, kata, dia dibujuk untuk masuk ke aplikasi investasi itu.

"Modusnya adalah mereka dibujuk masuk aplikasi tersebut kemudian nanti mendapat komisi. Faktanya sudah beberapa masyarakat yang sudah masuk aplikasi tersebut ada yang sudah menginvestasikan Rp 3 juta, Rp 4 juta dan Rp 10 juta akhirnya ketika mau buka aplikasi tersebut sudah tidak bisa lagi," tutur Erdi.

Selanjutnya
Halaman
1 2