Jabar Hari Ini: 5 Daerah Zona Merah-Teror Pencurian Celana Dalam di Cianjur

Tim detikcom - detikNews
Senin, 28 Sep 2020 19:53 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kanan) didampingi istri Atalia Praratya (kiri) melambaikan tangan, di puskesmas Garuda di kecamatan Andir, Bandung, Jawa Barat, Selasa (25/8/2020). Ridwan Kamil akan menjalani sejumlah tes kesehatan dan tes usap atau swab test sebelum dilakukan proses penyuntikkan atau uji klinis tahap III vaksin Sinovac COVID-19. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/hp.
Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Foto: ANTARA FOTO/M Agung Rajasa).

Viral Video Oknum PNS Bandung Karaokean di Kantor Kelurahan

Beredar video oknum pegawai negeri sipil (PNS) yang tengah asyik karaoke. Dalam video yang tersebar melalui aplikasi WhatsApp terlihat sejumlah PNS pria yang menggunakan seragam tengah berada dalam ruangan kantor pemerintahan.

Ada empat video berdurasi kurang dari 1 menit diterima detikcom, Senin (28/9/2020), video itu memperlihatkan oknum ASN sedang asyik bernyanyi. Dari informasi yang didapat aksi itu terjadi di Kelurahan Cigondewah Kidul, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung.

Tak hanya itu, di video lainnya memperlihatkan seorang PNS wanita sedang berulang tahun. Hal tersebut terlihat dari lagu yang diputar dan seorang PNS pria berusaha menyiram air seorang PNS wanita.

Karaokean itu dilakukan di dalam ruangan, dengan menggunakan layar proyektor.

Wali Kota Bandung Oded M Danial mengaku belum mendapat laporan terkait kejadian tersebut. "Saya belum mendapatkan laporan langsung dari dinas terkait, terutama dari Pemum," kata Oded di Kecamatan Bandung Kulon.

Pihaknya akan memastikan informasi tersebut kepada dinas terkait. "Informasi ini akan saya follow up, akan saya ditindak sesuai prosedur yang ada untuk kita tindak," ujarnya.

Camat Bandung Kulon Asmara Hadi mengaku telah melakukan investigasi terkait kejadian tersebut. Dari hasil investigasi yang dilakukan, kata dia, kejadian itu dilakukan di luar jam kerja.

"Masalah video viral, setelah dilakukan investigasi acara itu dilakukan di luar jam kerja," ucapnya di tempat yang sama.

Dia mengungkapkan, karaoke yang dilakukan oleh sejumlah PNS itu digelar usai serah terima Ketua LPM di wilayahnya. Setelah itu, sejumlah PNS mengisi waktu dengan bernyanyi karaoke.

"Acaranya itu LPM dari Pukul 14.00-16.00 WIB, setelah kegiatan itu panitia berinisiatif, capek namanya juga seharian (kegiatan), sementara alat-alat musik masih ada, mengisi waktu sambil menunggu magrib ya karaoke," ucapnya.

Hadi tegaskan kembali, jika karaoke yang dilakukan oleh oknum PNS itu dilakukan di luar jam kerja. Meski begitu dia tetap meminta agar para PNS tidak mengulangi perbuatannya.

"Ini catatan buat mereka juga, yang lainnya (imbauan) hal-hal seperti itu jangan dilakukanlah. Sekali lagi ini tidak ada hubungan dengan kedinasan, kalaupun ada video viral satunya lagi pakaian bebas, itu bukan jam kerja, tapi hari libur," ujarnya.

Lurah Cigondewah Kidul Wahyu Ahmad meminta maaf terkait video viral aksi sejumlah oknum PNS yang tengah asyik bernyanyi karaoke di kantor kelurahan. Dia menyebut aksi itu terjadi pada Agustus 2020 lalu.

Pihaknya meminta maaf atas beredarnya video tersebut yang menimbulkan ketidaknyamanan di kalangan warga. Pihaknya berjanji tidak akan mengulangi hal tersebut, meski di luar jam kerja

"Kami dari Kelurahan Cigondewah Kidul mohon maaf apabila video yang viral di media sosial ini menjadi tidak nyaman untuk warga Kelurahan Cigondewah Kidul dan Kota Bandung, kami meminta maaf. Memang tidak menyenangkan dan tidak membuat nyaman, kami minta maaf, menjadi catatan bagi kami tidak melakukan lagi, walaupun di luar jam kerja," ujarnya.

Halaman

(wip/mso)