Pedagang Protes Jalan Ditutup, Walkot Bandung: Utamakan Kesehatan

Wisma Putra - detikNews
Senin, 28 Sep 2020 14:47 WIB
Ratusan pedagang Pasar Baru Bandung turun ke jalan dan melakukan aksi protes dengan kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung yang mengeluarkan kebijakan buka tutup jalan di Jalan Suniaraja-Otista. Pantauan detikcom, Senin (28/92020) water barier yang menutup jalan tersebut dibuka paksa dan dipindahkan oleh para pedagang ke pinggir jalan.
Aksi protes dilakukan pedagang Pasar Baru Bandung. (Foto: Wisma Putra/detikcom)
Bandung -

Pedagang Pasar Baru Bandung menyampaikan protes soal kebijakan buka tutup jalan yang dikeluarkan oleh Pemkot Bandung. Aksi protes itu dilakukan pedagang dengan membuka paksa water barrier di Jalan Suniaraja-Otista, Senin (28/9/2020).

Wali Kota Bandung Oded M Danial menegaskan buka tutup jalan yang dilakukan di lima titik di Kota Bandung termasuk di Jalan Suniaraja-Otista untuk menekan penyebaran COVID-19 dan mencegah kerumunan orang. Ia meminta kepada pedagang Pasar Baru paham dengan kondisi pandemi Corona.

"Saya berharap, mereka paham lah, persoalannya karena kita ini COVID-19," kata Oded di Kecamatan Bandung Kulon, Senin (28/9/2020).

Ia menjelaskan selain soal pemulihan perekonomian, pihaknya juga mementingkan kesehatan. "Saya lebih mengutamakan kesehatan, oke, itu saja," ucap Oded menegaskan.

Sekadar diketahui, lima titik jalan yang dilakukan buka tutup yakni, Jalan Asia Afrika-Tamblong, Otista-Suniaraja, Purnawarman-Riau, Merdeka-Riau dan Merdeka-Aceh. Buka tutup jalan dilakukan pagi pada pukul 09.00-11.00 WIB, sore pukul 14.00-16.00 WIB, dan malam pukul 22.00-06.00 WIB.

(wip/bbn)