Uniknya Miniatur Truk Buatan Pria Asal Sumedang, Bisa Pake Remote Control

Muhamad Rizal - detikNews
Minggu, 27 Sep 2020 18:58 WIB
Maman warga Sumedang pembuat miniatur truk.
Maman tengah membuat miniatur truk (Foto: Muhamad Rizal/detikcom).
Sumedang -

Maman Rustaman (38) warga Dusun Caricangkas, Desa Karyamukti, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang mampu menciptakan miniatur kendaraan dari bahan kayu triplek dan pvc.

Berbekal keahlian di bidang mebel, Maman membuat kerajinan miniatur mobil ini sudah hampir 3 tahun lebih. Sudah ada banyak pelanggan dan pesanan yang diterimanya.

"Sudah 3 tahun, bikin miniatur kendaraan seperti bus, truk tergantung pemesanan dari konsumen," kata Maman saat ditemui di rumahnya, Minggu (27/9/2020).

Berawal dari sekedar hobi, dan latar belakang sebagai perajin mebel, Maman sudah mengirim miniatur mobil ini hingga keluar pulau jawa. "Seperti Kalimantan, Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan sistem pemasaran sebagian besar secara online," katanya.

Maman mengaku, harga produk buatannya ini dijual tergantung dari ukuran, model, aksesories tambahan dan juga tingkat kesulitan.

Maman warga Sumedang pembuat miniatur truk.Miniatur truk buata Maman (Foto: Muhamad Rizal/detikcom).

"Harga kisaran mulai dari Rp 100 ribu sampai Rp 850 ribu untuk model standar, Kemudian Rp 2,2 juta per unit untuk model khusus dengan tambahan mesin remote control dengan proses pengerjaan yang cukup lama," ucap Maman.

Kata Maman, mobil miniatur ini ia kerjakan seorang diri tanpa bantuan orang lain. Sehingga terkadang pembuatan miniatur mobil ini cukup lama prosesnya. Pasalnya konsumen yang memesan kadang menginginkan desain sendiri.

"Iya, mobil miniatur yang dijual bermacam macam dan tergantung peminatnya, saya mengerjakan mobil miniatur ini sendiri tanpa ada bantuan orang lain," ucapnya.

Maman menuturkan, sewaktu belum ada pandemi virus Corona, dirinya mampu membuat dan mengirimkan pesanan lebih dari 10 unit dalam satu bulan. Maka saat ini hanya dapat 5 unit per bulan.

Saat ini, Maman mengaku terkendala masalah modal untuk biaya produksi. Selain itu pesanan saat ini mengalami penurunan hingga 50 persen karena terdampak pandemi COVID-19. Meski begitu, Maman mengaku dirinya tetap bersyukur.

"Kendala modal pasti ada, apalagi sekarang jamannya lagi begini (pandemi COVID-19), sulit untuk mendapatkan modal juga. Pesanan ya Alhamdulillah ada aja yang pesan tapi nggak seperti biasanya," ujar Maman.

Tonton juga 'So Cute, Pawai Truk Mini di Tulungagung!':

[Gambas:Video 20detik]

(mso/mso)