Tiga Gedung OPD Pemprov Banten Disiapkan untuk Pasien COVID-19

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Selasa, 22 Sep 2020 12:16 WIB
Tiga gedung OPD Pemprov Banten disiapkan untuk menampung pasien COVID-19
Tiga gedung OPD Pemprov Banten disiapkan untuk menampung pasien COVID-19 (Foto: Bahtiar Rifa'i)
Serang -

Tiga gedung di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Jalan Syekh Nawawi Al Bantani rencananya akan jadi tempat karantina pasien. Gedung disiapkan jika ada penambahan pasien secara membludak dan tidak bisa ditampung oleh rumah sakit.

Gedung yang disiapkan sendiri merupakan gedung empat lantai yang saat ini masih proses penyelesaian. Pantauan detikcom sebagian besar bangunan sudah selesai dibangun namun ada beberapa pegawai yang masih bekerja.

Bangunan ini rencananya digunakan untuk kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) jika sudah selesai. Ada 4 gedung masing-masing berlantai empat dan tiga.

Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, yang akan digunakan ada tiga gedung yang masing-masing empat lantai. Gedung itu memang masih belum dioperasionalkan karena masih dalam proses penyelesaian tahap akhir. Tapi, penggunaan gedung ini hanya untuk siaga jika benar-benar ada penambahan yang membludak warga yang terpapar Corona.

"Kita operasionalkan gedung baru, mudah-mudahan nggak jadi. Masih kosong ada 3 gedung, ini jangan kesampaian. Gubernur Banten menyiagakan sejak dari awal," kata Wahidin, Selasa (22/9/2020).

Sejauh ini, meski ada lonjakan jumlah kasus positif, RSUD Banten sejauh ini katanya masih bisa menampung pasien yang dirawat di sana. Pemprov Banten kembali menjadikan RS ini sebagai rujukan untuk COVID-19 dengan kapasitas 250 tempat tidur.

"Kita kembalikan fungsinya jadi rujukan (Corona), jangan harapin penuh, tapi naik memang dibandingkan sebelumnya," ujarnya.

Disiapkannya ruang karantina ini dibuat agar tidak ada klaster keluarga. Menurutnya, daerah yang sudah melakukan karantina dengan memanfaatkan gedung selain RS adalah Kabupaten Tangerang yang menggunakan Hotel Yasmin di Kecamatan Curug.

(mud/mud)