Hujan di Puncak Mereda, Debit Bendung Katulampa Mulai Surut

M Solihin - detikNews
Senin, 21 Sep 2020 22:42 WIB
Pengendara motor melintas di atas jembatan sungai Warga memotret derasnya debit air sungai Ciliwung di Bendung Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (21/9/2020).  Tingginya intensitas curah hujan di wilayah Puncak, Kabupaten Bogor menyebabkan ketinggian muka air di Bendung Katulampa mengalami peningkatan hingga mencapai 250 cm atau status Siaga 1 sehingga warga di bantaran Sungai Ciliwung diminta untuk waspada. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/pras.
Bendung Katulampa (Foto: ARIF FIRMANSYAH/ARIF FIRMANSYAH)
Bogor -

Curah hujan di kawasan Puncak Bogor yang menjadi hulu sungai Ciliwung mulai mereda. Debit air sungai Ciliwung di bendung katulampa pun menyurut.

"Saat ini ketinggian air sungai Ciliwung sudah turun, ketinggian air sekarang 80 centimeter, statusnya siaga 4," kata petugas Bendung Katulampa Bogor Andi Sudirman, Senin (21/9/2020) malam.

Meski demikian, kata Andi, luapan sungai Ciliwung yang terjadi sejak sore tadi baru akan tiba di kawasan Jakarta 8-12 jam ke depan.

"Debit air yang tadi meluap itu kan belum sampai ke Jakarta, perkiraan dari Bogor itu 8-12 jam ke depan baru sampai, kemungkinan besok pagi," kata Andi.

"Jadi warga di kawasan hilir baik Depok atau Jakarta tetap siaga terhadap dampak dati luapan sungai Ciliwung," tambahnya.

Seperti diketahui, debit air sungai ciliwung di Bendung Katulampa mencapai ketinggian 250 centimeter pada pukul 18:15 WIB. Petugas jaga Bendung Katulampa menetapkan status siaga 1.

Andi Sudirman menjelaskan, ketinggian air berada pada titik nol di pagi hingga sore pukul 17:00 WIB. Tiba-tiba, debit air sungai Ciliwung mulai naik 40 centimeter pada pukul 17:49 WIB dan 170 centimeter pada pukul 17:58 WIB.

Debit air sungai Ciliwung terus meningkat dengan cepat hanya dalam hitungan menit. Pada pukul 18:04 WIB, petugas Bendung Katulampa mencatat ketinggian air mencapai 200 centimeter, kemudian 6 menit kemudian naik menjadi 220 centimeter. Debit sungai Ciliwung kemudian mencapai ketinggian 250 centimeter dan berstatus siaga 1 pada pukul 18:18 WIB.

Namun kemudian, debit air berangsur turun bersamaan dengan meredanya curah hujan di kawasan Puncak, Bogor yang menjadi hulu sungai Ciliwung.

(mud/mud)