Terlanjur Pesan 8 Juta Masker Scuba ke UMKM, Ini Kata Wagub Jabar

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Senin, 21 Sep 2020 16:55 WIB
Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum
Foto: Yudha Maulana
Bandung -

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum angkat bicara soal 8 juta masker scuba yang terlanjur sudah dipesan. Saat ini seperti diketahui pemakaian masker scuba tidak disarankan karena tidak efektif.

"Kami belum memberikan keputusan itu, tapi kami mengimbau kalau keputusan seperti itu, mungkin pemerintah juga harus menyediakan. Kemarin kita kan sudah buat, tapi bukan masker yang kita harapkan," ucap Uu di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Senin (21/9/2020).

"Tapi sekarang belum ada larangan menggunakan masker itu, yang ada pakai saja yang ada, tapi diimbau untuk pakai masker kesehatan," kata Uu menambahkan.

Sementara itu juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Daud Achmad mengatakan masker yang kadung dipesan tersebut tak akan sia-sia. Pihaknya akan berkoordinasi dengan balai tekstil untuk kelanjutan pembuatan masker itu.

"Enggak sia-sia, jadi saya terima informasi, kita sedang bicara dengan Balai Tekstil jadi syaratnya harus ada dua lapis, nah kita sedang berpikir seperti apa? apakah mau jadi dua lapis, ini masih belum diputuskan dan masih dikaji. Yang jelas kain itu menurut Balai Tekstil bukan berarti tidak bisa dipakai, bisa dipakai tapi ada syarat harus dua lapis," tuturnya di tempat yang sama.

Menurut Daud, pihaknya tengah mempertimbangkan untuk masker yang sudah dipesan. Sehingga apa yang sudah dipesan tak menjadi mubazir.

"Nah ini kita sedang mikir nih seperti apa tapi yang jelas Insya Allah tidak akan jadi mubazir. Lebar atuh," kata dia.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah mencari cara untuk menyesuaikan produksi masker pada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Pasalnya ada jutaan masker yang dipesan Pemprov Jabar namun berbentuk scuba yang kini dilarang.

"Itu kan kita sedang juga ke Balai Tekstil, itu kan sama-sama kain sebetulnya tapi kita juga harus menyesuaikan," ucap Kepala Dinas UMKM Jabar Kusmana Hartadji saat dikonfirmasi, Senin (21/9/2020).

Kusmana menuturkan pemesanan kepada pelaku UMKM ini dilakukan sebelum adanya informasi larangan penggunaan scuba. Pemprov Jabar melalui Dinas UMKM sudah bekerja sama dengan sekitar 400 UMKM di Jabar.

Dalam kerja samanya, Pemprov Jabar membuat masker dengan dua tipe yakni 65 persen model scuba dan 35 persen berbahan kain Jepang.

"Ya sekitar delapan juta (masker) dibagi 65 persen saja. Anggarannya Rp 40 miliar," ucap Kusmana.

(dir/ern)