Setubuhi Gadis 17 Tahun, Pria di Majalengka Ditangkap Polisi

Bima Bagaskara - detikNews
Kamis, 17 Sep 2020 19:35 WIB
Pria Majalengka ditahan polisi gegara cabuli tetangganya
Pria Majalengka ditahan polisi gegara cabuli tetangganya (Foto: Istimewa)
Majalengka -

AS pria 28 tahun asal Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka dibekuk polisi karena mencabuli gadis berusia 17 tahun. Korban merupakan tetangga pelaku.

Peristiwa pencabulan tersebut diketahui terjadi pada 14 Juli 2020 di sebuah hotel di Kabupaten Majalengka. Dan sejak itulah, korban yang merupakan seorang pelajar itu dikabarkan hilang oleh keluarga.

Kasatreskrim Polres Majalengka AKP Siswo DC Tarigan menjelaskan satu minggu setelah dikabarkan hilang, keluarga mendapat informasi bahwa korban berada di Garut bersama tersangka AS.

"Orang tua korban mendapat informasi bahwa anaknya itu sedang berada di Garut, kemudian dari Garut dijemput pulang ke Majalengka," kata Siswo dalam pers release yang digelar di Mapolres Majalengka, Kamis (17/9/2020).

Sesampainya di rumah, korban mengaku kepada orang tuanya telah disetubuhi oleh tersangka. Baru pada 23 Agustus keluarga korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Majalengka. Mendapat laporan tersebut, polisi langsung menangkap tersangka AS di rumahnya.

"Dari keterangan korban pernah disetubuhi oleh tersangka. Kemudian setelah menerima laporan tersangka langsung diamankan di rumahnya pada 14 September kemarin," lanjutnya.

Siswo juga menjelaskan modus yang dipakai tersangka untuk membujuk korban agar mau menuruti nafsu bejadnya itu ialah dengan menjanjikan akan menikahi korban.

Tersangka juga diketahui merupakan tetangga korban bahkan sehari-hari AS sering berkunjung ke rumah korban dan dekat dengan orang tua korban.

"Selain tetangga bahkan kesehariannya pun AS sering main ke rumah korban. Malahan orang tua si korban ini sudah menganggap anak terhadap si tersangka ini," ucap Siswo.

Akibat perbuatannya tersangka AS dijerat pasal 81 Undang-undang No 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun.

(mud/mud)