KPU Kembali Cek Keabsahan Berkas 3 Bapaslon di Pilbup Bandung

Muhammad Iqbal - detikNews
Kamis, 17 Sep 2020 14:47 WIB
Ilustrasi Fokus Nasib Pilkada Langsung (Andhika Akbaransyah)
Foto: Ilustrasi (Andhika Akbaransyah)
Kabupaten Bandung -

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung kembali melakukan pemeriksaan berkas dari tiga bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bandung. Bila tidak memenuhi syarat bapaslon tersebut tidak dapat ikut serta dalam Pilkada Bandung.

Sebelumnya, KPU mengumumkan, dari tiga bapaslon masih ditemukan berkas yang tidak sah. Salah satunya terkait kesamaan nama pada setiap berkas bapaslon.

Ketua KPU Kabupaten Bandung Agus Baroya mengatakan setiap bapaslon sudah memperbaiki beberapa kesalahan yang ada pada dokumen. Dokumen tersebut diberikan oleh perwakilan koalisi setiap bapaslon kepada KPU, Rabu (16/9/2020) kemarin.

"Kalau dari segi berkas, ketiga calon sudah menyerahkan, dan sudah kita terima. Dan mulai hari ini KPU akan mengecek keabsahan dokumennya sampai tanggal 22 September," kata Agus saat dihubungi detikcom, Kamis (17/9/2020).

Agus mengatakan dalam tempo waktu enam hari, KPU akan kembali memeriksa keabsahan dari berkas yang sudah diserahkan. Nantinya, pada 23 September 2020, KPU akan mengumumkan pasangan mana yang dapat ikut serta dalam Pilkada Kabupaten Bandung 2020.

Agus menegaskan, bagi berkas pasangan yang tidak memenuhi syarat maka bapaslon tersebut tidak dapat memperbaiki berkas dan tidak dapat ikut serta di pesta di lima tahunan tersebut.

"Nanti tanggal 22 September akan diplenokan untuk mengambil kesimpulan bakal pasangan calon tersebut MS (memenuhi syarat) atau TMS (tidak memenuhi syarat)," katanya.

"Yang MS akan ditetapkan sebagai pasangan calon pada tanggal 23 September. Bagi yang TMS tidak ditetapkan (tidak ikut Pilkada)," ucap Agus menambahkan.

Sekadar diketahui, ada tiga bapaslon yang mendaftar ke KPU untuk maju Pilbup Bandung 2020. Tiga bapaslon tersebut yakni, Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan (PKB, Nasdem, Demokrat, PKS), Yena Iskandar Masoem-Atep Rijal (PDIP, PAN) dan Kurnia Agustina-Usman Sayogi (Golkar, Gerindra).

(mso/mso)