Seluruh Kecamatan di Bandung Zona Merah, Pemkot Kaji Penerapan PSBMK

Wisma Putra - detikNews
Selasa, 15 Sep 2020 15:37 WIB
Wakil Wali Kota Bandung Yana Muyana
Foto: Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana (Wisma Putra/detikcom).
Bandung -

30 kecamatan di Kota Bandung masuk sebagai zona merah COVID-19. Untuk menekan tingkat penyebaran COVID-19, Pemkot Bandung akan mengkaji penerapan pembatasan sosial berskala mikro dan komunitas (PSBMK).

"Paling memungkinkan PSBMK, mikro dan komunitas. Skala mikro lah ya," kata Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana di Jalan Merdeka, Selasa (15/9/2020).

Yana menyebut, PSBMK merupakan salah satu cara terbaik menekan penyebaran COVID-19. Contohnya saja seperti penerapan PSBMK di Kecamatan Cidadap saat kemunculan kluster Secapa AD.

"Karena kalau lihat kemarin seperti di Secapa AD itu hasilnya baik karena partisipasinya masyarakat baik, benar-benar saling jaganya itu dibandingkan skala besar," ungkapnya.

Menurutnya, saat ini Kota Bandung masih memperketat AKB. Pihaknya akan melihat terlebih dahulu berbagai indikator sebelum PSBMK diterapkan.

"Itu pasti ada parameter yang digunakan, kan kalau saat ini mah parameternya estimasi reproduksi, bisa aja itu dilihat skala kelurahan," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, 30 kecamatan di Kota Bandung kembali menjadi zona merah. Informasi tersebut ditampilkan dalam laman Pusat Informasi COVID-19 (Pusicov) Kota Bandung, Senin (14/9) kemarin.

Koordinator Bidang Perencanaan Data Kajian dan Analisa Gugus Tugas COVID-19 Kota Bandung Ahyani Raksanagara mengatakan, kembali terdapat kasus positif aktif COVID-19 di 30 kecamatan di Kota Bandung.

"Kasus tersebar di semua kecamatan," kata Ahyani kepada wartawan, Selasa (15/9/2020).

(wip/mso)