Mengaku dari Dinkes, Petugas Kesling Gadungan Beraksi di Cianjur

Ismet Selamet - detikNews
Rabu, 09 Sep 2020 10:17 WIB
Petugas kesehatan lingkungan gadungan beraksi di Cianjur
(Foto: Ismet Selamet)
Cianjur -

Petugas kesehatan lingkungan (Kesling) gadungan kembali beraksi dan berkeliaran di Cianjur. Dengan mengaku dari Dinas Kesehatan, mereka melakukan penyemprotan disinfektan hingga fogging ke kantor dan pertokoan dengan mengenakan biaya.

Aksi dari petugas kesling gadungan tersebut kembali diketahui setelah Dinkes mendapatkan laporan dari kantor pelayanan salah satu jasa pengiriman di Jalan Raya Sukabumi-Cianjur Kecamatan Cilaku.

Pihak jasa pengiriman tersebut menyebutkan kedatangan tiga orang pria yang mengaku dari Dinas Kesehatan dan akan melakukan penyemprotan disinfektan serta fogging untuk mencegah DBD.

"Kemarin sore mereka datang bertiga, dan mengaku dari Dinas Kesehatan. Ketika saya minta surat tugasnya, malah menyerahkan selembar kertas fotocopy-an. Karena curiga saya tanya ke orang Dinkes, katanya tidak ada program seperti itu," kata Mul, salah seorang pegawai jasa pengiriman barang, Rabu (9/9/2020).

Sayangnya petugas gadungan tersebut berhasil kabur sebelum petugas Dinkes datang.

"Sudah sempat saya tahan agar berlama-lama, sampai orang Dinkes datang. Tapi alasannya mau ke kantor yang lain, setelah itu tidak tahu kemana," kata dia.

Menurutnya petugas gadungan tersebut juga mematok biaya sebesar Rp 40 ribu per liter cairan disinfektan dan fogging.

Sementara itu Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur Irvan Nur Fauzy, mengatakan tidak ada petugas dari Dinkes yang melakukan kegiatan tersebut apalagi dengan mematok biaya.

Sehingga orang-orang tersebut dipastikan merupakan petugas gadungan yang mengatasnamakan Dinkes.

"Bukan dari Dinkes dan kami tidak bekerjasama dengan pihak manapun untuk kegiatan seperti itu. Apalagi kalau penyemprotan DBD kan berdasarkan kajian epidemiologi," ucapnya.

Irvan meminta masyarakat untuk melaporkan jika kedatangan petugas tersebut. Rencananya Dinkes juga bakal berkoordinasi dengan polisi untuk memproses dan mengamankan orang yang mengaku dari Dinkes itu.

"Kami menunggu laporan, kalau ada segera hubungi. Karena sebelumnya juga pernah ada kejadian serupa dengan orang yang sama. Kami akan ambil langkah tegas dan berkoordinasi dengan kepolisian," pungkasnya.

Sekadar diketahui, sebelumnya Dinkes juga menerima laporan keberadaan petugas Kesling gadungan gadungan. Bahkan mereka melakukan aksinya ke Unit Kantor Keimigrasian (UKK) Cianjur di Jalan Raya Bandung, Juni 2020 lalu.

(mud/mud)