Indonesia di Ambang Resesi, Ini Kata Pengusaha di Banten

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Selasa, 01 Sep 2020 13:47 WIB
Poster
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono)
Serang -

Pengusaha di Banten mempertanyakan pengertian bahwa Indonesia dipastikan akan mengalami resesi seperti diungkapkan Menkopolhukam Mahfud Md. Pengusaha menilai, ada beda pengertian resesi versi pemerintah dan masyarakat.

"Saya nggak ngerti pengertian resesi pemerintah ini apa, pengertian resesi bagi rakyat itu apa, kan beda sudut pandang, pengusaha juga beda lagi," kata Ketua Asosiasi Pengusaha Banten (Apindo) Banten Edi Mursalim saat berbincang dengan detikcom melalui seluler di Serang, Selasa (1/9/2020).

Bagi pengusaha di Banten, resesi dianggap saat bahan baku sulit, produksi barang yang sulit dijual dan momen marketing hilang ditambah SDM yang sudah tidak ada.

"Itu resesi. Bagi pemerintah mungkin pajak nggak masuk, APBD-APBD turun, bagi pemerintah mungkin resesi karena pemerintah nggak punya duit," tegasnya.

Lain lagi katanya bagi karyawan, resesi dianggap mereka yang sudah tidak memiliki penghasilan karena jadi korban PHK akibat pandemi COVID-19. Tapi sementara mereka tidak dapat bantuan sementara yang masih berpenghasilan Rp 5 juta justru mendapat bantuan.

Yang pasti, akibat pandemi sekarang pengusaha-pengusaha di Banten sudah mulai ikat pinggang. Ancaman resesi jadi awal mereka mulai melakukan reorganisasi struktur usaha sampai pengurangan produksi. Ini dilakukan agar pengusaha tetap merasa aman selama resesi.

Tapi, Apindo Banten juga mengkritik pemerintah yang justru tidak tepat sasaran memberikan bantuan. Terutama bantuan bagi mereka yang masih bekerja dengan upah Rp 5 juta.

"Harusnya tepat sasaran ke yang sudah nggak kerja, dia masih megang BPJS Jamsostek dan belum diambil itu harus dibantu karena dia tetap punya duit di Jamsostek," ungkapnya.

Selain itu, pemerintah juga perlu menerapkan upah standar yang sama misalkan untuk usaha pabrik sepatu. Saat ini di Banten upah dianggap terlalu tinggi bagi pengusaha sementara daerah seperti Jateng lebih rendah. Ini yang membuat investor dan pengusaha memilih pindah daerah.

"Banten nanti jadi pusat pengangguran, resesi lah juga di Banten," ujarnya menegaskan.

Simak video 'Jurus Jokowi Tangkal Resesi: Desak Daerah Percepat Belanja APBD':

[Gambas:Video 20detik]



(mud/mud)