Golkar Goda PKS Masuk Koalisi Usung Nia-Usman di Pilbup Bandung

Muhammad Iqbal - detikNews
Selasa, 01 Sep 2020 08:52 WIB
Golkar bertemu PKS bahas koalisi di Pilbup Bandung 2020.
Foto: Golkar bertemu PKS jelang pendaftaran paslon di Pilbup Bandung 2020 (Istimewa).
Kabupaten Bandung -

Golkar Kabupaten Bandung melakukan pertemuan dengan PKS Kabupaten Bandung. Pertemuan tersebut dimaksudkan untuk memperkuat koalisi Partai Golkar dan Gerindra yang akan mengusung Nia Kurnia dan Usman Sayogi di Pilbup Bandung 2020.

Sebelumnya, sebuah foto beredar memperlihatkan Ketua DPD Golkar Kabupaten Bandung yang juga menjabat Bupati Bandung Dadang M. Naser bertemu dengan Ketua DPD PKS Kabupaten Bandung Jajang Rohana.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai Golkar Kabupaten Bandung Dagus mengatakan pertemuan tersebut merupakan silaturahmi biasa. Namun, ia tidak menampik dalam silaturahmi itu membahas terkait kemungkinan koalisi.

"Pengurus dan ketua PKS bertemu dengan ketua Partai Golkar hal biasa saja. Silaturahmi terjalin sampai saat ini kedua partai ini masih menyandang predikat bupati dan wakil bupati," kata Dagus via pesan singkat, Selasa (1/9/2020).

PKS saat ini diketahui sedang membuka komunikasi dengan setiap partai yang sudah memiliki pasangan. Hal tersebut dilakukan karena tidak adanya partai yang ingin bergabung untuk mengusung Gun Gun Gunawan yang kini menjabat sebagai wakil bupati menjadi calon Bupati Bandung.

Dagus mengatakan pertemuan tersebut diharapkan dapat menjalin kembali koalisi yang pernah terjadi di perhelatan 2015 lalu. Namun berbeda, di mana jatah wakil diberikan kepada Partai Gerindra.

"Dalam silaturahmi ini (langkah) melanjutkan kembali koalisi, tanpa menjadi wakil, sangat mungkin terjadi. Dan kami juga berharap hubungan PKS dan Golkar tetap berkoalisi ditambah rekan kita Gerindra yang sudah mendapatkan SK dari DPP," ucapnya.

Selain itu, lanjut Dagus, Golkar berharap agar rekomendasi PKS dapat jatuh pada pasangan Nia Kurnia dan Usman Sayogi. Dukungan tersebut akan menguatkan koalisi untuk bersiap menghadapi pesta demokrasi lima tahunan itu.

"Kita berharap SK PKS pun turun ke pasangan Teh Nia dan Usman Sayogi, belum lagi partai non parlemen ada yang sudah memberikan SK DPP ke Golkar dan Gerindra yaitu Partai Persatuan Pembangunan (PPP)," terang Dagus.

Sekadar diketahui, apabila rekomendasi tersebut akan turun pada pasangan Nia-Usman, maka jumlah kursi partai koalisi pengusung menjadi 28 kursi. Jumlah tersebut dinilai cukup besar di mana jumlahnya yakni setengah dari total kursi partai di DPRD Kabupaten Bandung sebanyak 55 kursi.

Simak juga video 'Airlangga Hartarto: 95 Persen Kader Golkar Diusung di Pilkada 2020':

[Gambas:Video 20detik]



(mso/mso)