Tak Pakai Masker, 300 Warga Bandung Diberi Sanksi Sosial

Wisma Putra - detikNews
Selasa, 25 Agu 2020 16:06 WIB
Satpol PP Kota Bandung melakukan sidak masker kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dan warga Kota Bandung. Sidang digelar di Balai Kota Bandung, Kamis (6/8/2020).
Petugas Satpol PP Bandung ingatkan warga untuk menerapkan protokol kesehatan (Foto: Wisma Putra/detikcom).
Bandung -

Ratusan warga Kota Bandung, melanggar protokol kesehatan dan tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Para pelanggar diberi sanksi hingga teguran agar tidak mengulangi perbuatannya.

"Masih sanksi ringan. Sudah lebih dari 300 orang dikasih teguran dan didata untuk dimasukkan ke data base," kata Kasatpol PP Kota Bandung Rasdian via sambungan telepon, Selasa (25/8/2020).

Dia menyebut, para pelanggar diberi sanksi sosial. Mulai dari disuruh menyapu jalan, nyanyi dan sanksi lainnya.

"Ada yang disuruh nyapu, disuruh nyanyi dan disuruh membantu mengingatkan yang lain, misal 'saya pelanggar tidak menggunakan masker, jangan tiru saya,' ada juga yang seperti itu," ucapnya.

Dia mengungkapkan, para pelanggar didominasi warga yang berkegiatan di pusat keramaian yang ada di sejumlah titik di Kota Bandung. "Kebanyakan di pasar, mal juga," tuturnya.

Rasdian mengimbau kepada warga Kota Bandung agar tetap menggunakan masker dan menjaga protokol kesehatan. "Yang sudah masuk data base, nanti kalau melanggar lagi bakal ketahuan dan akan disanksi denda maksimal Rp 100 ribu. Tidak akan segan karena sudah ada datanya," katanya.

Satpol PP juga akan menggandeng Disdukcapil Kota Bandung untuk penegakan warga yang tidak menggunakan masker. "Kita akan menggandeng Disdukcapil, kalau ada orang yang tidak menggunakan masker ketika tidak ada identitas atau pura-puta ketinggalan, ketika ditanyakan siapa namanya langsung alamatnya keluar (jadi ketahuan apakah pernah melanggar atau tidak)," ujarnya.

(wip/mso)