ADVERTISEMENT

Ini Kata Pengamat Soal Gaya Komunikasi Ridwan Kamil Ungguli Anies

WIsma Putra - detikNews
Sabtu, 22 Agu 2020 11:44 WIB
Ridwan Kamil
Foto: Yudha Maulana
Bandung -

Lembaga Indikator Politik melakukan survei terhadap sejumlah pemuka opini (opinion leaders) tentang sosok kepemimpinan di masa pandemi COVID-19. Dalam survei itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK), Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dinilai baik dalam penanganan COVID-19.

Namun rapor gaya komunikasi Ridwan Kamil dengan gaya komunikatifnya lebih tinggi dibandingkan Ganjar dan Anies. RK mendapatkam skor 73,4, kemudian diikuti Ganjar dengan skor 73,2, kemudian Anies dengan skor 72,1.

Lalu seperti apa tanggapan Guru Besar Ilmu Politik dan Keamanan Universitas Padjadjaran Prof Muradi?

"Ada empat hal menyangkut soal gaya kepemimpinan RK komunikatif dari awal. Pertama, melihat penangganan COVID-19 ini bukan hanya untuk kepentingan politis semata," kata Muradi via sambungan telepon, Sabtu (22/8/2020).

Kedua, gaya kepimpinannya tidak reaktif, banyak mendengar, mencatat dan melakukan apa yang menjadi masukan kepadanya. "Itu menjadi, salah satu (respon) positif. Ini model bagus ke depan," ujarnya.

Ketiga, menyangkut soal kultur warga Jawa Barat yang notabene sedikit rewel dalam menyampaikan aspirasi dan masukan kepada pemerintah.

"Itu perlu masukan khusus, tidak perlu reaktif tapi dengan inovasi dan usulan program yang lebih mendidik. Misal denda tidak memakai masker, saya kira itu menjadi salah satu indikasi. Apa indikasinya? Tidak langsung diterapkan, tapi dua Minggu masa transisi dulu, akhirnya publik aware," ungkapnya.

Keempat, gaya kepemimpinan Ridwan Kamil agak berbeda dengan Ganjar dan Anies.

"RK kan mengedepankan pemimpin tuh butuh inovasi, pemimpin tuh kreatif, kemudian kan yang dia tawarkan tidak pernah berbentuk normatif tapi menawarkan yang sebenarnya itu orang lain pikirkan tapi tidak bisa dieksekusi," jelasnya.

"Saya kira, RK bisa melakukan itu dengan dua tahapan, pertama lebih bersifat holistik atau tahapan filosofis dan kedua baru yang teknis. Saya kira untuk menangani COVID-19 ini mau dikatakan bahwa ada pencitraan saya kira dia lebih baik dibanding Jateng dan Jakarta untuk penanganan," tambahnya.

Gaya kepemimpinan seperti ini, harus dipertahankan oleh RK. Karena menjaga trend lebih rumit dibanding membangun trend. "Ini sudah baik, ini jadi model buat beliau untuk lebih baik lagi," tuturnya.

RK juga, harus menjaga komunikasi dengan kepala daerah lainnya. "Karena kuncinya di mereka, jangan sampai ada bersitegang soal teknis, ikuti arahan gubernur agar penanganan COVID-19 lebih baik lagi," pungkasnya.

(wip/ern)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT