Unggah Barang 'Jarahan' dari Kecelakaan Cianjur, Akun 'Atek Saprudin' Dikecam

Ismet Selamet - detikNews
Rabu, 19 Agu 2020 16:33 WIB
viral barang jarahan di kecelakaan cianjur
Foto: Tangkapan layar Instagram lambe turah
Cianjur -

Akun Facebook Atek Saprudin mendadak viral usai memposting sejumlah barang yang disebutnya diambil dari lokasi kecelakaan di Jalur Puncak Desa Ciloto Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur.

Dalam postingannya, Atek mengunggah beberapa foto berupa sabun cuci piring, pasta gigi, hingga kecap yang diduga diambil dari lokasi kecelakaan maut yang menewaskan sopir truk bermuatan kebutuhan rumah tangga tersebut.

Bahkan, dalam postingan itu Atek juga melampirkan foto truk yang menabrak tebing di bagian kiri jalan. Akun tersebut juga menuliskan narasi yang tampak senang dengan apa yang dia lakukan.

"Dampak dari kecelakaan tunggal truck, bermuatan produk Unilever yg sudah tak asing lagi terjadi kecelakaan di Jln Puncak Ciloto dan Sopir meninggal di tempat. Jadi ngebolang deh gua hari ini, lumayan gak perlu beli pepsodent selama setaun," tulis akun Atek dengan disertai tiga emoticon tertawa sebagai penutup postingannya.

Tak ayal, postingannya itu mendapat respon negatif dari banyak pengguna media sosial. Bukan hanya disebar di Facebook, postingan itu juga diunggah akun lambeturah di media sosial instagram dengan dilihat sukai 87 ribu pengguna dan 2.713 komentar.

"Aduh orang kena musibah, malah dijarah. Gak ada akhlak ini orang," tulis akun yu*****31 dalam kolom komentar.

Sayangnya, setelah ditelusuri detikcom, akun Atek Saprudin sudah dinonaktifkan beberapa jam setelah viral.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Cianjur AKP Meilawaty, mengatakan saat petugas melakukan evakuasi truk yang terlibat kecelakaan tersebut, tidak ada warga yang mengambil barang yang berserakan akibat kecelakaan.

"Tapi kami tidak tahu kalau sebelum dan sesudah petugas mengevakuasi truk dari lokasi, apakah ada warga yang membawa barang-barang yang masih berserakan atau tidak," kata dia saat dikonfirmasi via telepon seluler, Rabu (19/8/2020).

Namun menurutnya, polisi sudah mengimbau masyarakat untuk tidak mengambil barang-barang tersebut. "Sudah diimbau tidak mengambil baeang apapun, apalagi korbannya meninggal dunia," kata dia.

Sekadar diketahui, Kecelakaan maut terjadi di dua jalur rawan kecelakaan di Kabupaten Cianjur, Selasa (18/8/2020). Akibatnya sopir dari kendaraan yang terlibat kecelakaan meninggal dunia.

Insiden maut yang berlangsung sekitar pukul 06.00 Wib itu terjadi di Jalur Puncak tepatnya di Desa Ciloto Kecamatan Cipanas dan di Jalan Raya Sukabumi Kecamatan Gekbrong.

Lihat juga video 'Truk Pikap Tabrak Pembatas Jalan di Nagreg, 1 Orang Terjepit Kendaraan':

[Gambas:Video 20detik]



(ern/ern)