Tak Pakai Masker, Warga Bandung Dihukum Nyanyi Lagu Nasional

Wisma Putra - detikNews
Kamis, 13 Agu 2020 15:06 WIB
Petugas tegur warga yang tidak menggunakan masker.
Petugas tegur warga yang tidak menggunakan masker (Foto: Istimewa).
Bandung -

Petugas gabungan terdiri dari Satpol PP, TNI dan Polri menggelar razia untuk memastikan penerapan protokol kesehatan khususnya penggunaan masker di masyarakat. Hasilnya masih saja ditemukan sejumlah warga di Kota Bandung yang tidak menggunakan masker.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Kamis (13/8/2020), sejumlah petugas mulai menyisir pusat-pusat keramaian. Salah satunya di pusat perbelanjaan Pasar Baru Kota Bandung.

Di lokasi tersebut petugas menemukan warga dan pedagang yang tidak menggunakan masker. Para pelanggar kemudian diberi hukuman berupa sanksi sosial. Mereka diminta menyanyikan lagu nasional.

"17 Agustus Tahun 45, itulah hari kemerdekaan kita, hari merdeka nusa dan bangsa, hari lahirnya bangsa Indonesia, merdeka," teriak Wisnu warga yang dihukum karena tidak menggunakan masker.

Wisnu menyatakan tidak ada maksud untuk mengabaikan protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19. Hanya saja dia mengaku lupa tidak membawa masker.

"Ketinggalan (maskernya) tadi di belakang," ucapnya.

Tak hanya Wisnu, sejumlah pedagang yang tidak menggunakan masker sama-sama diwajibkan menyanyikan lagu '17 Agustus' sebagai hukuman sosial. Rata-rata pedagang yang tidak menggunakan masker, beralasan selesai makan. "Selesai makan pak, bu," kata salah satu pedagang.

Meski sudah ada Perwal No 43 yang mengatur soal denda masker, Satpol PP Kota Bandung masih menggunakan sanksi sosial kepada masyarakat yang tak bermasker.
Selain itu, sejumlah pedagang dan warga yang tidak menggunakan masker didata identitasnya.

"Kegiatan razia masker ini dilakukan sesuai Perwal 43 ada tiga, ringan, sedang dan berat. Sanksi ringan kita temukan 19 orang yang terkena sanksi ringan teguran lisan dan tertulis. Dari 19 ini ada 10 orang pelaku usaha karyawan yang kami berikan teguran tertulis dan sisanya pengunjung," kata Kasatpol PP Kota Bandung Rasdian di Pasar Baru Bandung.

Rasdian mengungkapkan, pihaknya belum memberikan sanksi sedang atau berat karena menurutnya dalam penerapan denda harus bertahap. "Sanksi berikutnya manakala kita ke tempat ini sanksi sedang, kalau masih ditemukan pelaku dan tempatnya sama kita berikan sanksi berat administrasi denda Rp 100 ribu," ungkapnya.

Rasdian mengklaim sebagian besar pedagang dan pengunjung di Pasar Baru sudah menggunakan masker. "Respon dari masyarakat maupun pedagang di sini cukup baik ini penting (bagi kesehatan) kalau terjadi sesuatu yang tidak diinginkan pasti Pasar Baru bisa ditutup," pungkasnya.

Tonton video 'Masker Apa yang Paling Efektif Tangkal Virus Corona?':

[Gambas:Video 20detik]



(wip/mso)