Bantu Pulihkan Ekonomi Nasional, Polri Pesan Produk Dalam Negeri

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Kamis, 06 Agu 2020 16:42 WIB
Anggota polisi melihat produksi sepatu dalam negerib
Kabaharkam Polri Komjen Agus Andrianto cek pesanan sepatu dalam negeri (Foto:Istimewa).
Bandung -

Polri ikut membantu peningkatan ekonomi dengan memesan produk-produk hasil buatan dalam negeri guna menggenjot perekonomian nasional.

Salah satunya dengan memesan sepatu di salah satu pabrik sepatu di Kota Bandung. Kepala Badan Pemeliharaan dan Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Agus Andrianto pun mengecek langsung proses pembuatan sepatu di pabrik sepatu PT Yuntex yang beralamat di Jalan Cicukang, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, Kamis (6/8/2020).

"Kita mengecek pesanan yang sudah kontrak dari Baharkam, kita melihat pesanan dari Slog kemudian dari teman-teman TNI. Ini sejalan dengan arahan pemerintah tentunya di tengah situasi pandemi," ucap Agus.

Agus menyatakan Polri sendiri memesan sepatu khusus dari pabrik tersebut. Meski tak menyebut jumlahnya, Agus mengatakan pemesanan dilakukan mulai tingkat Polda hingga Mabes Polri.

"Banyak, seluruh Polda, kemudian Slog, Lemdikpol, Baharkam. Termasuk dari teman-teman TNI," kata dia.

Jenderal bintang tiga yang juga menjabat sebagai Kepala Satuan Tugas Operasi Aman Nusa II ini mengatakan pesanan di dalam negeri dilakukan guna memperbaiki perekonomian nasional. Sehingga, ekonomi nasional bisa membaik disertai kondisi pandemi COVID-19 yang diharapkan bisa membaik.

"Kita pastikan pesanan dalam negeri meningkat di tengah ekspor menurun. Ini artinya bahwa upaya pemerintah mendorong produksi dalam negeri sudah berjalan dan protokol kesehatan dalam produksi ini mereka laksanakan. Kalau ekspor turun, produksi pesanan dalam negeri meningkat artinya apa yang jadi arahan bapak Presiden untuk mengoptimalkan belanja dalam negeri ini dilaksanakan oleh khususnya dari kementerian pertahanan TNI dan Polri," tuturnya.

Agus menambahkan konsumsi dalam negeri ini juga sesuai dengan Surat Kapolri Nomor B/847/VII/Ren.2.3./2020/Srena yang ditandatangani oleh Asisten Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran, Irjen Hendro Sugiatno.

"Jika konsumsi dalam negeri bisa terjaga, serta masyarakat tetap produktif dan aman COVID-19, maka perekonomian nasional dapat terus digerakkan," katanya.

Selain itu, Agus juga memastikan dalam kunjungannya itu tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK). Karyawan tetap diberi upah sesuai aturan.

"Kita cek tidak ada satupun karyawan yang di PHK, semua mendapatkan gaji sesuai UMR," kata dia.

(dir/mso)