Round-Up

Kisah Buruh Tani di Garut Curi Ponsel demi Anak Belajar Online

Hakim Ghani - detikNews
Kamis, 06 Agu 2020 08:59 WIB
Jaksa di Garut bantu ayah yang curi ponsel demi anaknya belajar online
Bantuan dari Kejari Garut kepada anak buruh tani. Sang ayah terpaksa mencuri ponsel demi anaknya belajar secara online. (Foto: Hakim Ghani/detikcom)

Kondisi ekonomi yang sulit membuat A tak bisa membelikan anaknya ponsel. Penghasilan pas-pasan sebagai buruh tani membuat A tak mampu memenuhi kebutuhan sang buah hati hingga akhirnya dia terpaksa mencuri.

Setelah menemukan kembali ponsel dan sang pencuri, AT justru terenyuh melihat situasi saat itu. Dia kemudian memaafkan A. AT meminta A untuk menemui ayahnya dan meminta maaf.

"Bapaknya mengakui bahwa HP (handphone) itu milik orang tua saya. Saya minta si bapak datang ke rumah menemui ayah saya agar tidak ada salah paham. Dia sudah datang ke rumah dan ayah saya sudah memaafkan," kata AT.

AT sangat meyakini bahwa A mencuri ponsel milik sang ayah agar anaknya bisa belajar di rumah via daring. Sebab, saat kejadian, di rumahnya terdapat beberapa barang berharga. Namun, hanya satu ponsel saja yang diambil A.

"Karena cuma satu HP yang diambil. Padahal, ada satu HP lain dan satu laptop," ucap AT.

AT mengaku prihatin dengan keadaan keluarga A. Dia mengaku iba melihat keluarga A yang hidup di bawah garis kemiskinan.

"Kondisi rumahnya memang sangat memprihatinkan. Kalau HP habis batre, ngecasnya aja di rumah tetangga," ujar AT.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3