Jabar Hari Ini: Bos Investasi Bodong Terendus-Skandal Ketua DPRD Indramayu

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 04 Agu 2020 20:10 WIB
Sidang Sunda Empire
Persidangan Sunda Empire (Foto: Dony Indra Ramadhan)
Bandung -

Sederet kabar hangat muncul dari Jawa Barat. Mulai dari bos investasi yang terendus hingga skandal Ketua DPRD Indramayu yang berujung pelaporan 7 akun Facebook.

Berikut rangkuman berita dalam Jabar hari ini:

Walkot Oded Janjikan Relaksasi Tempat Hiburan Malam

Wali Kota Bandung Oded M Danial segera memberikan relaksasi untuk tempat hiburan malam. Pihaknya akan melakukan evaluasi kesiapannya terlebih dahulu.

Orang nomor satu di Kota Bandung itu menyebut, saat ini pihaknya masih melakukan evaluasi. Seperti diketahui, untuk kesiapan protokol kesehatan di tempat hiburan malam sudah ditinjau oleh Tim Gugus Tugas COVID-19 Kota Bandung.

"Saya sudah minta kepada Pak Sekda, Kadisbudpar dan Asisten II, untuk tempat hiburan malam relaksasinya seperti yang lain dan SOP yang sama, artinya mereka harus punya kesiapan (protokol kesehatan)," kata Oded di Pendopo Kota Bandung, Salasa (5/8/2020).

Oded berujar, tempat hiburan malam belum direlaksasi, karena dikhawatirkan belum semua tempat hiburan malam siap protokol kesehatannya.

"Saya khawatir, belum semua punya kesiapan. Kalau dibolehkan tanpa diperhatikan kesiapan mereka, saya khawatir," ujarnya.

Oded mengungkapkan, bila sudah siap protokol kesehatannya. Silahkan untuk memberikan surat pengajuan dan fakta integritas.

"Mereka harus mengajukan, mengusulkan, setiap tempat hiburan itu mengajukan dan ada semacam fakta integritas atau perjanjian. Mereka juga harus melaksanakan protokol kesehatan, baru mereka akan diberi izin," ungkapnya.

Saat disinggung, kenapa izin belum dikeluarkan? Padahal protokol kesehatan sudah disiapkan oleh para pengusaha tempat hiburan malam dan juga sudah ditinjau oleh Sekda Kota Bandung Ema Sumarna, Oded menjelaskan pihaknya sudah mengizinkan tempat hiburan direlaksasi, tapi harus sesuai SOP.

"Gini, Pak Ema baru meninjau, hasil sudah ada, saya sampaikan kepada tim kebijakan dari saya silahkan, makannya agar di Perwal ada revisi. Relaksasi sudah diizinkan, dengan catatan protokol kesehatan mengikuti protokol kesehatan yang lain (seperti sektor yang sudah direlaksasi)," jelasnya.

"Semua sama, harus adil, tidak bisa disamakan semuanya. Kita sudah berikan relaksasi, dengan catatan SOP-nya," tambahnya.

Oded mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan evaluasi kembali agar tempat hiburan malam bisa dibuka.

"Saya bilang ke Pak Ema, walau kita berikan relaksasi, protokol kesehatan harus sangat ketat. Ketika ada yang tidak siap kita bisa cabut lagi, seperti kemarin ada rumah makan yang mengabaikan protokol kesehatan kita langsung tegur," ucapnya.

"Kita akan berikan kesempatan, tapi mereka harus mengutamakan protokol kesehatan. Akan dirapatkan evaluasi lagi, terakhir," pungkasnya.

Tonton video 'Investasi Kurban Tak Cair, Ratusan Orang Geruduk Rumah Mewah di Cianjur':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4