Pemprov Banten Dapat Pinjaman Rp 4,1 Triliun dari PT SMI

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Selasa, 04 Agu 2020 13:19 WIB
Pemprov Banten dapat pinjaman Rp 4,1 triliun dari PT SMI
Pemprov Banten dapat pinjaman Rp 4,1 triliun dari PT SMI (Foto: Humas Pemprov Banten)
Serang -

Pemerintah Provinsi Banten akan mendapatkan kucuran pembiayaan dari PT SMI Persero sebesar Rp 4,1 triliun. Anggaran tersebut jadi kerja sama pembiayaan daerah untuk penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi di Banten melalui pemerintah pusat.

Gubernur Banten Wahidin Halim dalam keterangan mengatakan, pinjaman bantuan keuangan juga untuk pencapaian rencana kerja pembangunan daerah 2020. Pinjaman keuangan dimanfaatkan untuk pemulihan ekonomi di Banten.

Kesepakatan ini sendiri dilakukan pada Senin (3/8) kemarin yang dihadiri dalam teleconference dan dihadiri Dirut PT SMI Persero Edwin Syahruzad, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri M. Ardian Noervianto, Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu Astera Primanto Bhakti, Sekda Pemprov Banten Al Muktabar, Bappeda dan BPKAD Banten, serta organisasi perangkat daerah di lingkungan pemerintah provinsi.

"Kebutuhan pinjaman daerah skema pemulihan ekonomi nasional tahun 2020 Pemerintah Provinsi Banten sebesar Rp 4,1 triliun jangka waktu pinjaman selama 10 tahun dengan masa tenggang 24 bulan,"kata Wahidin dalam keterangan kepada wartawan di Serang, Selasa (4/8/2020).

Gubernur menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi di wilayahnya hanya 3,09 persen di trilwulan 1. Ada bayang-bayang pertumbuhan negatif dan resesi baik di Indonesia dan Banten. Menurutnya perlu dilakukan upaya luar biasa agar tidak terjadi resesi. Presiden Jokowi, pada 15 Juli di Bogor juga menyampaikan mengenai skema pemulihan ekonomi nasional dan daerah.

"Pinjaman bantuan keuangan akan dimanfaatkan untuk kegiatan yang produktif dan pemulihan ekonomi di Provinsi Banten," tambahnya.

Ia melanjutkan, pelaksanaan program pembiayaan itu akan dilakukan dengan skema multi years. Rencana pelaksanaan dimulai sejak APBD perubahan tahun 2020 untuk pembangunan bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan ketahanan pangan. Program dilanjutkan ke APBD tahun 2021, sehingga memungkinan bagi kegiatan yang belum tuntas pada tahun 2021 untuk dilaksanakan pada tahun 2022.

Dalam keterangan disebutkan Pemprov Banten jadi daerah ketiga setelah DKI Jakarta dan Jawa Barat yang mendapat pinjaman melalui Program PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) yang disalurkan melalui PT SMI. Proses penilaian usulan progra ini melalui koordinasi dengan Kementerian Keuangan, Kemendagri, dan PT SMI.

(bri/mud)