Cerita Gadis Korban Penipuan Modus Lowongan Kerja di Bandung Barat

Whisnu Pradana - detikNews
Senin, 03 Agu 2020 19:09 WIB
Suherman pelaku penipuan di Bandung Barat
Suherman (24) pelaku penipuan di Bandung Barat (Foto: Whisnu Pradana/detikcom).
Bandung Barat -

SA (19), salah seorang korban penipuan lowongan kerja hingga tindakan asusila yang dilakukan seorang pria di Kabupaten Bandung Barat (KBB) masih syok dan tak menyangka apa yang menimpanya.

SA bersama 10 orang gadis seusianya menjadi korban penipuan lowongan kerja yang dilakukan oleh pelaku Suherman bin Maman (24). Mereka ditawari pekerjaan di perusahaan di KBB.

Awalnya, ia mendapati ada lowongan pekerjaan itu di Facebook dan status WhatsApp temannya. Ia yang baru saja lulus SMK, langsung tergiur dengan pekerjaan tersebut.

"Saya hubungi nomor itu, terus disuruh buat surat lamaran dan janjian ketemu dengan pelaku di pertigaan Cimareme, KBB," ungkap SA saat gelar perkara di Mapolres Cimahi, Senin (3/8/2020).

Setelah pulang, dirinya mendapat pesan melalui WhatsApp dari pelaku yang memintanya menyiapkan uang Rp 1,5 juta untuk mempermudah masuk kerja di perusahaan tersebut.

Dia pun menuruti permintaan pelaku dengan mengirimkan uang Rp 500 ribu aplikasi dompet digital miliknya. Rencananya dia akan membayarkan sisanya beberapa hari kemudian.

Tak hanya uang, pelaku juga meminta agar dirinya mengirimkan foto tanpa busana alias bugil dengan alasan sebagai syarat tes kesehatan. Namun setelah foto-foto itu dikirimkan, pelaku meminta uang lagi sambil mengancam kalau tidak segera ditransfer akan menyebarkan fotonya di medsos. Takut fotonya tersebar dan menjadi aib, dirinya lalu menstransfer sejumlah uang yang diminta oleh pelaku.

Tapi bukan pekerjaan yang diperolehnya fotonya malah sudah disebarkan oleh pelaku di medsos yang membuat dirinya melapor ke polisi karena sudah dirugikan.

"Uangnya sudah saya transfer, tetapi foto saya malah disebarin di medsos. Terus saya juga diancam, jadi takut. Temen saya juga sama jadi korban," ujarnya.

Namun SA lebih beruntung ketimbang empat korban lain yang sampai menjadi korban perkosaan pelaku. Keempat korban tersebut diperkosa di kosan milik teman pelaku dan di kebun milik warga.

Kasatreskrim Polres Cimahi AKP Yohannes Redhoi Sigiro menyebutkan sejauh ini ada 11 korban yang mengaku dirugikan oleh pelaku. Namun pihaknya masih akan terus mengembangkan kasus ini karena tidak menutup kemungkinan masih ada korban lainnya.

"Kami saat ini masih melakukan pendalaman terkait kemungkinan adanya korban lain. Sejauh ini baru 11 korban, 4 sampai diperkosa dan 7 korban hanya diminta foto bugilnya," ujar Yohannes.

(mso/mso)