Pandemi COVID-19

Pekerja Minta Tempat Hiburan Malam Dibuka, Pemkot: Sedang Kita Pikirkan

Wisma Putra - detikNews
Senin, 03 Agu 2020 14:46 WIB
Massa tergabung dalam Pekerja Hiburan Malam Bandung menggeruduk kantor Wali Kota Bandung Oded M Danial, Senin (3/8/2020). Mereka, terdiri pria dan perempuan, menggelar aksi damai menuntut tempat hiburan dibuka.
Demo pekerja hiburan malam di Bandung (Foto: Wisma Putra/detikcom).
Bandung -

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung masih mempertimbangkan relaksasi tempat hiburan malam di tengah pandemi COVID-19. Relaksasi tersebut akan dibahas, dalam rapat evaluasi bersama Wali Kota Bandung Oded M Danial.

"Memang dalam aturan kita belum diatur, tapi kan sedang kita pikirkan," kata Sekda Kota Bandung Ema Sumarna di Balai Kota Bandung, Senin (3/8/2020).

Ema menyebut, massa menggelar aksi damai meminta Pemkot Bandung agar segera mengeluarkan izin hiburan malam. Tapi, pihaknya memiliki pertimbangan lain.

"Mereka mendesak agar aktivitas usahanya dibuka, tapi kita memiliki pertimbangan lainkan," ungkapnya.

Ema menyebut, potensi kerumunan di tempat hiburan malam tinggi. Kondisi itu dikhawatirkan bisa menjadi memicu penyebaran COVID-19 di Kota Bandung.

"Kita menyadari, sudah empat bulan lebih mereka tidak memiliki penghasilan. Tidak berkegiatan dan bermata pencaharian, makannya kita sekarang sedang mempertimbangkan dari perspektif ekonomi dan kesehatan," ucapnya.

Menurutnya, jangan sampai nanti Wali Kota Bandung Oded M Dania dalam posisi terdesak dalam mengeluarkan izin. Karena setiap keputusan harus memperhatikan kondisi serta perkembangan kasus COVID-19 di Kota Bandung.

"Tentunya, Pak Wali Kota nanti mengambil kebijakan. Kami harapkan tidak dalam posisi under pressure dari pihak manapun, ini harus real dan objektif sehingga pengambilan keputusan itu benar dan tepat," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, massa tergabung dalam Pekerja Hiburan Malam Bandung menggeruduk kantor Wali Kota Bandung Oded M Danial. Mereka, terdiri pria dan perempuan, menggelar aksi damai menuntut tempat hiburan dibuka.

Pantauan detikcom, Senin (3/8/2020) siang, massa berjalan kaki di Jalan Wastukencana, Kota Bandung. Aksi demonstrasi ini mengakibatkan Jalan Wastukencana ditutup.

Sambil membawa spanduk serta baliho beragam tulisan dan bendera merah putih, mereka menuntut agar Oded segera memberikan izin tempat hiburan malam. Sejumlah perempuan pekerja hiburan malam membentangkan spanduk bertuliskan 'AKSI DAMAI PEKERJA HIBURAN MALAM BANDUNG'.

Kedatangan para pekerja hiburan malam ini untuk menyampaikan aspirasi. Sekadar diketahui, sudah lima bulan tempat hiburan malam ditutup bertepatan pandemi Corona atau COVID-19.

"Buka buka tempat hiburan, buka tempat hiburan sekarang juga," kata salah satu orator.

(wip/mso)