Perempuan Pekerja Hiburan Malam Geruduk Kantor Walkot Bandung

Wisma Putra - detikNews
Senin, 03 Agu 2020 10:24 WIB
Pekerja Hiburan Malam Bandung
Massa tergabung dalam Pekerja Hiburan Malam Bandung menggelar aksi di kantor Wali Kota Bandung. (Foto: Wisma Putra/detikcom)
Bandung -

Massa tergabung dalam Pekerja Hiburan Malam Bandung menggeruduk kantor Wali Kota Bandung Oded M Danial. Mereka, terdiri pria dan perempuan, menggelar aksi damai menuntut tempat hiburan dibuka.

Pantauan detikcom, Senin (3/8/2020) siang, massa berjalan kaki di Jalan Wastukencana, Kota Bandung. Aksi demonstrasi ini mengakibatkan Jalan Wastukencana ditutup.

Sambil membawa spanduk serta baliho beragam tulisan dan bendera merah putih, mereka menuntut agar Oded segera memberikan izin tempat hiburan malam. Sejumlah perempuan pekerja hiburan malam membentangkan spanduk bertuliskan 'AKSI DAMAI PEKERJA HIBURAN MALAM BANDUNG'.

Kedatangan para pekerja hiburan malam ini untuk menyampaikan aspirasi. Sekadar diketahui, sudah lima bulan tempat hiburan malam ditutup bertepatan pandemi Corona ayau COVID-19.

"Buka buka tempat hiburan, buka tempat hiburan sekarang juga," kata salah satu orator.

Mereka menyebut, selama lima bulan hidup mereka terombang-ambing tanpa penghasilan tetap. Padahal, tempat hiburan malam di Kota Bandung sudah memenuhi protokol kesehatan.

"Selama lima bulan kami menjadi korban kesewenang-wenangan kalian. Protokol kesehatan sudah kita turuti, tapi itu hanya jadi kelinci percobaan saja, karena tidak ada kebijakan yang jelas," ujarnya.

Ketua Forum Perkumpulan Pegiat Parawisata Bandung Ruli Pangabean mengatakan, kedatangan masa ke kantor Wali Kota Bandung meminta kejelasan kapan izin tempat hiburan malam. "Tidak ada maksud lain, kita hanya meminta kapan tempat hiburan malam," kata Ruli.

Ia mengungkapkan para pekerja tempat hiburan malam sudah mengeluhkan dengan kondisi perekonomian. "Mereka kehilangan pekerjaan, sudah banyak yang mengeluh tidak banyak uang, bahkan banyak yang kasbon," ujarnya.

"Kita minta, buka, itu saja," kata Ruli menambahkan.

Tonton video 'Blak-blakan Alasan Tempat Hiburan Malam Belum Diizinkan Buka':

[Gambas:Video 20detik]



(wip/bbn)