Gadis Ini Ternyata Pura-pura Ditelantarkan Ayah Tiri di Ciamis

Dadang Hermansyah - detikNews
Sabtu, 01 Agu 2020 20:21 WIB
Gadis asal Malang ini ditelantarkan ayahnya di Ciamis
Gadis remaja yang ternyata pura-pura ditelantarkan ayah tirinya. (Foto: Istimewa)
Ciamis -

Seorang gadis remaja yang mengaku bernama Fatimah Ajahra (16) ditemukan di sekitar Alun-alun Ciamis, Jumat (31/7). Ia mengaku asal Malang, Jawa Timur, dan ditelantarkan oleh ayah tirinya. Setelah ditelusuri oleh Tagana dan Dinas Sosial Ciamis, ternyata gadis tersebut berbohong.

Identitas asli gadis remaja ini ialah Sari Siti Aisah (14). Ia asli warga Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Ciamis Ade Waluya menelusuri soal sosok gadis tersebut. Pihaknya mengabarkan melalui jaringan grup berbagai media sosial dan WhatsApp.

Kemudian baru terungkap identitas sebenarnya gadis remaja itu. Ade mendapat laporan bahwa gadis remaja itu kerap datang ke beberapa daerah di Jawa Barat. Modusnya sama yakni ditelantarkan dan sering dianiaya oleh ayah tiri.

"Jadi banyak laporan dan masukan dari rekan-rekan Tagana dan TKSK, memang membenarkan dia sering ke beberapa daerah dan mengaku ditelantarkan. Kami juga sudah bertanya ke TKSK di Cicalengka dan membenarkannya juga. Mungkin dugaan modus supaya mendapat bantuan," kata Ade saat dihubungi detikcom, Sabtu (1/8/2020).

Ade menyatakan pihak Dinas Sosial dan Tagana Ciamis telah mengantarkan gadis tersebut kembali ke kampungnya. Ia meminta gadis tersebut tak mengulangi perbuatannya.

Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Yeti Rosmiati membenarkan soal modus yang dilakoni gadis tersebut. Berdasarkan hasil informasi dan penelusuran pihaknya, gadis itu beberapa kali melakukan hal yang sama di beberapa daerah.

"Berdasarkan info dari teman-teman se-Jawa Barat, orang itu sudah beberapa kali ke kabupaten lain. Ngakunya dari alamat yang berbeda. Sebetulnya orang Cicalengka. Kemarin kami membawa orang tersebut ke rumah sakit karena dia teriak-teriak dan kejang. Kini sudah dipulangkan," ucap Yeti.

(bbn/bbn)