Round-Up

Tergiur Paket Kurban Murah sang Direktur di Cianjur

Ismet Selamet - detikNews
Sabtu, 01 Agu 2020 09:26 WIB
Ratusan warga Cianjur diduga jadi korban investasi bodong paket kurban
Korban investasi bodong berkedok paket kurban mendatangi rumah sang direktur. (Foto: Ismet Selamet)
Cianjur -

Kasus dugaan penipuan berupa investasi berkedok paket kurban bikin geger Cianjur bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha. Korban mencapai ribuan orang dari berbagai daerah di Jawa Barat, mulai dari Cianjur, Sukabumi, hingga Kabupaten Bandung.

Paket yang tergolong sangat murah membuat banyak orang tergiur untuk bergabung dan menjadi peserta paket kurban hingga elektronik tersebut. Untuk mendapatkan seekor kambing, peserta hanya perlu membayar iuran Rp 15 ribu per bulan selama 10 bulan. Atau sekadar Rp 150 Ribu, sudah bisa mendapat kambing dengan harga pasaran Rp 2,3 juta.

Bahkan untuk paket kurban sapi, per bulannya peserta hanya membayar Rp 59 ribu dengan periode waktu yang sama, yakni 10 bulan pembayaran. "Memang tidak masuk akal, tapi dikasih contoh yang sudah dapat. Makanya istri coba ikutan. Ada 10 orang anggota keluarga saya yang ikut paket kurban kambing. Tapi nyatanya hingga hari raya Idul Adha ini tidak ada hewan kurban yang dijanjikan," ujar Adam, salah seorang korban asal Kecamatan Cilaku Kabupaten Cianjur, Jumat (31/7) kemarin.

Korban lainnya, Setiawan (45), mengungkapkan, investasi bodong tersebut memiliki 80 orang ketua kelompok peserta. Masing-masing ketua membawahi puluhan reseller. Setiap penjual memiliki ratusan peserta yang dikelolanya.

"Jadi kalau dihitung, bisa sampai ribuan orang korbannya. Satu reseller saja ada yang puluhan ada yang ratusan orang peserta di bawahnya," ujar Setiawan.

Tonton video 'Investasi Kurban Tak Cair, Ratusan Orang Geruduk Rumah Mewah di Cianjur':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2