Warga Cidadap Tinggal Dekat Secapa AD Dilarang Gelar Salat Idul Adha

Wisma Putra - detikNews
Kamis, 30 Jul 2020 15:28 WIB
ilustrasi salat
Ilustrasi (Foto: iStock)
Bandung -

Masih dalam Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM), tidak semua warga yang tinggal di Kecamatan Cidadap, Kota Bandung diizinkan menggelar Salat Idul Adha. Terutama pemukiman yang berdekatan dengan Secapa AD.

"Tidak semua menggelar Salat Id. Jadi ada sebagian RW yang melaksanakan, kita mengacu pada salat Id saat Idul Fitri," kata Camat Cidadap Hilda Hendrawan di Balai Kota Bandung, Kamis (30/7/2020).

Hilda mengungkapkan, untuk warga yang menggelar Salat Id diwajibkan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Seperti menyiapkan tempat cuci tangan, diukur suhu tubuh, jemaah membawa sejadah sendiri dan diwajibkan memakai masker.

"Kita imbau kepada para panitia untuk tidak melaksanakan salat Id di lapang, tapi di sekitar mesjid. Jamaah membawa masker dan sajadah sendiri, khutbah hanya 15 menit," ungkapnya.

Sementara itu, pihaknya tidak memperbolehkan masyarakat melakukan penyembelihan di pemukiman karena berpotensi memunculkan kerumunan.

Hilda menyebut, pelaksanaan pemotongan hewan kurban harus di Rumah Potong Hewan (RPH). Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisir terjadinya kerumunan.

Sedangkan untuk pendistribusian daging kurban, dilakukan langsung oleh panitia kepada warga dengan melibatkan relawan yang banyak.

"Distribusinya mereka kerja sama dengan RPH nanti dari panitia distribusi mengambil dan dilakukan door to door sesuai dengan data yang sudah mengumpulkan. Jadi tidak mengundang kerumunan warga," pungkasnya.

(wip/mud)