Sindikat Pengedar Ganja 159 Kg Gunakan Angkutan Online untuk Kelabui Polisi

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Kamis, 30 Jul 2020 13:34 WIB
Polda Banten ungkap penyelundupan ganja 159 kg
Foto: Bahtiar Rifa'i
Serang -

Polda Banten menangkap 9 orang sindikat pengedar ganja 159 kilo dari Aceh, Jakarta dan Bogor. Ganja dikirim dari Aceh menggunakan jasa kargo dan diterima pengirim di Jakara dan Bogor menggunakan jasa angkutan online untuk mengelabui petugas.

Dirnarkoba Polda Banten Kombes Susatyo Purnomo Condro menjelaskan bagaimana proses penangkapan sindikat ganja antar daerah ini. Awalnya, kepolisian melakukan penggeledahan truk kargo ekspedisi berisi ganja di rest area Tol Tangerang-Merak. Tim katanya menemukan ada 159 kg ganja yang disembunyikan di peti dan panel penguat sinyal.

"Pihak kargo tidak mengetahui sehingga mereka mengantar semua barang (ganja)," kata Susatyo kepada wartawan di Polda Banten, Serang, Kamis (30/7/2020).

Dari situ, ganja kemudian dikirim oleh kargo ke daerah Cideng di Jakarta Pusat dan dilakukan pengambilan oleh seorang pengawas dan pengambil barang. Ia mengakut barang menggunakan jasa angkutan online untuk diserahkan ke penerima di Bogor.

"Kami menangkap pengawasnya dan dia mengambil jasa angkutan online, tapi sopir tidak tahu," ujarnya.

Dari situ, barang sendiri kemudian dibawa ke Parung dan ditangkaplah penerima di sana. Menurutnya, ke sembilan orang sindikat ini tidak saling mengenal satu sama lain. Mereka mengggunakan sel terputus untuk menyebarkan ganja.

Para tersangka sendiri adalah SP (33) tahun yang mengirim di Aceh dan ditangkap di sana. Rekannya yaitu RN (31) pengawas, MN (43) sebagai pengepul di Aceh, HN (39) penyemput di kantor ekspedisi, dan FR (39) sebagai pembungkus. Untuk penerima di Jakarta yaitu By (35) dan YN (30), semenyara sindikat yang di Bogor yaitu As (37) dan MR (31).

"Mereka tidak saling mengenal, mereka sel terputus antara penerima dan pengirim," ujarnya.

Tonton video 'Digerebek Polisi, Pengedar Tepergok Sembunyikan Sabu di Al-Qur'an':

[Gambas:Video 20detik]



(bri/ern)