Bulan Depan, Sekolah di 16 Kecamatan di Cianjur Diizinkan Gelar Tatap Muka

Ismet Selamet - detikNews
Selasa, 28 Jul 2020 16:16 WIB
Plt Bupati Cianjur Herman Suherman
Foto: Ismet Selamet
Cianjur -

Pemerintah Kabupaten Cianjur bakal membuka sekolah tingkat SMA/SMK Sederajat di 16 kecamatan Agustus mendatang. Kecamatan yang masuk kategori zona hijau, mayoritas berada di wilayah selatan Cianjur.

Plt Bupati Cianjur Herman Suherman, mengatakan berdasarkan arahan dari Pemprov Jabar, rating penyebaran COVID-19 diubah menjadi per kecamatan. Bagi yang sudah masuk dalam kriteria zona hijau, bisa beraktivitas dengan berdasarkan Adaptadi Kebiasaan Baru (AKB), termasuk untuk sekolah.

"Dari 32 kecamatan di Cianjur, ada 16 kecamatan yang berdasarkan penilaian sudah masuk kriteria zona hijau. Jadi di sana sudah boleh membuka sekolah, mulai bulan depan," ujar Herman kepada detik.com, Selasa (27/7/2020).

Sekolah yang boleh buka dan belajar tatap muka dimulai dengan tingakt SMA/SMK sederajat. Jika dinilai aman, dua pekan berikutnya SMP juga boleh buka.

"Selanjutnya SD juga boleh buka dan belajar tatap muka, setelah SMA/SMK dan SMP aman," kata Herman.

Namun Herman menjelaskan, ada beberapa ketentuan saat belajar tatap muka. Di antaranya pelajar harus menjalankan protokol kesehatan, mulai dari menggunakan masker atau face shield, sering mencuci tangan dan menggunakan handsanitizer, hingga menjaga jarak.

Selain itu, yang diperbolehkan sekolah ialah siswa yang domisilinya juga di kecamatan yang berzona hijau. Jika siswa yang rumahnya di luar zona hijau, maka tetap belajar daring.

"Misalnya sekolah itu ada di Kecamatan Campaka, sedangkan siswa itu dari kecamatan lain yang masih zona kuning atau biru. Itu siswanya tidak diperkenankan ke sekolah, tetap daring. Jadi nanti sekolah juga mendata, mana saja siswa yang memang domisilinya di zona hijau," kata dia.

Herman menambahkan, Pemkab akan berusaha agar setiap kecamatan di Cianjur bisa masuk dalam kategori zona hijau, sehingga aktivitas belajar bisa kembali normal namun tetap menjalankan protokol kesehatan.

"Kami upayakan penanganan COVID-19 ini. Laju pertumbuhan kasus sudah minim, dan akan kami usahakan terus berkurang, sehingga 32 kecamatan di Cianjur bisa zona hijau. Tapi tetap kami imbau masyarakat dan para pelajar untuk kenakan masker dan jalankan protokol kesehatan," pungkasnya.

(ern/ern)