Dikritik Rizal Ramli Target Ekonomi Jabar Pencitraan, Ini Kata Ridwan Kamil

Syahdan Alamsyah - detikNews
Sabtu, 25 Jul 2020 09:46 WIB
Ridwan Kamil segera putuskan daerah yang boleh gelar salat id
Foto: Yudha Maulana
Bandung -

Ekonom Senior Rizal Ramli mengkritisi target pertumbuhan ekonomi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang menyebut ekonomi Jawa Barat bakal tumbuh 9 persen. Rizal menyebut Ridwan Kamil hanya pencitraan saja.

Menanggapi hal itu, Ridwan Kamil menilai kritikan Rizal Ramli belum berdasarkan informasi lengkap. "Itu kan studi sebelum covid kalau Rebana di jawa bagian utara jadi KEK, jadi kayanya Pak Rizal enggak baca. Jadi angka itu (9 persen) ada syaratanya kalau kawasan segitiga emas rebana Cirebon Patimban Kertajati jadi KEK, kajian yang menunjukkan sebelum covid ya ada lompatan ke 9 persen," kata Emil di Sukabumi, Jumat (24/72020).

Ridwan Kamil meminta Rizal Ramli untuk membaca studi soal itu agar bisa melihat informasinya secara utuh.

"Tapi kalau tidak dipakai pengetahuan itu terus dibaca (lalu) di komen asal ya sulit. Jadi komentarnya menurut saya karena informasinya tidak lengkap. Mohon Pak Rizal Ramli membaca studinya," ujar Kang Emil, panggilan akrab Ridwan Kamil.

Sebelumnya Ekonom Senior Rizal Ramli mengkritisi target pertumbuhan ekonomi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. "Kalau Emil ngomong gede sekian persen, emang dia pernah bisa naikin sampai segitu, janganlah gede-gede gitu, yang konkret aja, 7-6% Jawa Barat sementara udah bagus," katanya dalam acara Ngopi Bareng RR, Kamis (23/7/2020).

Baca juga: Rizal Ramli Kritik Target Ekonomi Ridwan Kamil: Pencitraan Doang

Mantan menteri koordinator bidang kemaritiman ini juga menyinggung masalah strategi dan kebijakan untuk meraih pertumbuhan 9 persen tersebut. "Dan saya tidak pernah lihat rencananya mau naikin 9 persen, bagaimana caranya, strateginya apa, policy-nya apa, Emil mah pencitraan doang kaga ada isinya," ujarnya.

Sebelumnya, Ridwan Kamil mengatakan, pertumbuhan ekonomi Jabar akan melompat 9 persen pada tahun 2021 pasca pandemi COVID-19 berakhir. Sementara, tahun ini diperkirakan hanya tumbuh 2-3 persen.

"Kita optimis sampai akhir Desember, Jawa Barat masih bisa positif minimal di 2 persen sampai 3 persen dan berharap 2021 lompat ke 9 persen, ada euforia. Kemudian normal lagi 5 persen di tahun-tahun berikutnya," kata dia dalam acara DBS Asian Insights Conference 2020 di saluran YouTube DBS Indonesia, Kamis (16/7/2020).

Tonton video 'Ridwan Kamil Sebut Kasus Covid-19 di Jawa Barat Menurun':

[Gambas:Video 20detik]



(sya/ern)