Kabar Baik, Lima Pasien Positif Corona di Ciamis Sembuh

Dadang Hermansyah - detikNews
Rabu, 15 Jul 2020 15:41 WIB
Ilustrasi Corona
Foto: Ilustrasi Corona (dok iStock).
Ciamis -

Dalam seminggu terakhir pertumbuhan kasus COVID-19 di Kabupaten Ciamis mulai menunjukan penurunan. Bahkan dalam seminggu ini tercatat ada lima pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh.

Dari 12 kasus terkonfirmasi Corona, saat ini ada 2 orang positif Corona dan menjalan isolasi mandiri, 1 orang meninggal dunia dan 15 orang sudah dinyatakan sembuh.

"Memang kemarin setelah test masif ada penambahan kasus signifikan, sehingga turun ke zona kuning. Tapi seminggu ini laju pertumbuhan datar dan membaik. Hanya saja kita belum menyimpulkan, karena kami belum menemukan titik puncak kasus," ucap Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Ciamis Bayu Yudiawan, Rabu (15/7/2020).

Bayu menyatakan, meski ada penambahan kasus namun angka kesembuhan di Ciamis juga cepat. Hal itu berkaitan dengan adanya definisi operasional penanggulangan COVID-19 yang baru dari WHO. Saat ini sudah revisi ke 5 dan SK Kemenkes RI sudah dikeluarkan.

"Sekarang dari swab test hasilnya negatif sekali sudah bisa dikatakan sembuh. Berbeda dengan sebelumnya harus 2 kali negatif. Juga sekarang hasil test lebih cepat," jelas Bayu.

Bayu mengemukakan untuk saat ini Pemkab Ciamis juga akan menggunakan istilah baru sesuai aturan yang ada, seperti suspek, kasus probable, hingga kasus konfirmasi tanpa gejala (asimptomatik).

"Sekarang tak ada lagi ODP, PDP dan OTG, tidak lagi pakai bahasa itu. Sekarang dikembalikan ke bahasa epidemiologi seperti kasus lainnya. Kita akan ikuti yang baru, untuk angkanya sedang dalam proses," katanya.

Bayu mengimbau kepada masyarakat untuk taat terhadap protokol kesehatan, yakni pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak. Agar laju pertumbuhan COVID-19 di Ciamis terus membaik, sehingga zona atau level kewaspadaan kembali ke zona biru bahkan hijau.

"Seminggu ini Alhamdulillah melandai. Beberapa hari terakhir ini dari 18 kasus, 15 sembuh, 2 masih isolasi dan 1 meninggal," ujarnya.

Tonton video 'WHO Sebut Kehidupan 'Normal' Tak Akan Bisa Kembali Lagi':

(mso/mso)