Viral Pesepeda ke PIK 2 Pakai Paspor, Bupati Tangerang: Ya Enggak Lah!

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Rabu, 15 Jul 2020 11:43 WIB
Road bike cyclist man cycling, athlete on a race cycle
Foto: Getty Images/iStockphoto
Tangerang -

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menanggapi viralnya video pesepeda yang menyebut masuk kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 yang harus menggunakan paspor. Ia membantah hal tersebut karena kawasan itu masih dalam proses pembangunan.

"Ya, enggak lah," kata Ahmed Zaki saat dikonfirmasi detikcom melalui pesan WhatsApp, Tangerang, Banten, Rabu (15/7/2020).

Kawasan itu sendiri masih dalam proses pembangunan. Ia justru mempertanyakan apakah tidak berbahaya bagi pesepeda, motor, atau mobil berkeliling di daerah itu. Kecuali menurutnya jika daerah itu sudah selesai pembangunan dan fasilitasnya yang komplet.

"Apa enggak bahaya kalau banyak sepeda atau motor, mobil berkeliling di lokasi pembangunan?" tanyanya.

Untuk contoh, di PIK 1 tidak ada larangan untuk sepeda, motor dan mobil. Karena di sana lokasi pembangunannya sudah selesai.

"Kecuali enggak bisa masuk juga ke PIK 1," paparnya.

Pada prinsipnya, Zaki menegaskan untuk keamanan masyarakat khususnya di lokasi pembangunan, ada pembatasan akses untuk warga. Apalagi, ada kendaraan berat yang lalu lalang di lokasi tersebut.

Sebelumnya, sebuah video pesepeda viral karena mengaku idak mendapat izin masuk ke kawasan PIK 2. Di video itu, seorang pria mengatakan bahwa kalau masuk ke kawasan itu harus menggunakan paspor di atas pukul 09.00 WIB.

"Kalau masuki kawasan ini (PIK) di atas pukul 09.00 WIB, harus pakai paspor, harus minta izin kepada pemilik di kantor marketing, karena sudah dikuasi oleh pihak swasta. Jadi kita sebagai rakyat tidak bisa," ujar pria tersebut.

Tonton video 'Viral! Pesepeda Sebut ke PIK 2 Harus Pakai Paspor':

(bri/ern)