Catat! Ini Protokol Salat Idul Adha dan Kurban di Jabar

Yudha Maulana - detikNews
Senin, 13 Jul 2020 21:39 WIB
hewan kurban di surabaya
Ilustrasi hewan kurban (Foto: Deny Prastyo Utomo)
Bandung -

Pemprov Jabar menerbitkan protokol kesehatan ibadah Idul Adha, dimulai dari pencarian hewan kurban, salat Ied, penyembelihan hewan dan pendistribusian daging kurban. Protokol itu dituangkan dalam dua beleid yang ditandatangani Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Senin (13/7/2020).

Beleid pertama, Keputusan Gubernur Nomor 443/Kep.376 -Hukham/2020 tentang Protokol Pemeriksaan Penjualan dan Penyembelihan Hewan Kurban serta Distribusi Hewan Kurban selama Pandemi COVID-19.

Beleid kedua, Surat Edaran Nomor 451/110/Hukham tentang Penyelenggaraan Salat Idul Adha dalam Situasi Wabah Bencana Nonalam COVID-19. SE ditujukan kepada bupati/wali kota, MUI, kantor departemen agama, pimpinan ormas Islam, para ketua DMI - Baznas, dan pimpinan pondok pesantren se- Jabar.

Salat Ied : Bawa Alat Salat Sendiri - Tidak Bersalaman

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Daud Achmad mengatakan, jemaah diperbolehkan untuk melakukan salat di masjid, lapangna atau ruangan dengan memperhatikan protokol kesehatan yang maksimal. Jemaah pun wajib memakai masker, memakai alat salat sendiri dan suhu tubuh di bawah 37,5 derajat.

"Gugus tugas kabupaten/kota menentukan tempat - tempat mana saja yang aman atau tidak aman dipakai salat id," kata Daud.

Selanjutnya
Halaman
1 2