Jadi Klaster COVID-19, Pemkot Bandung Kaji Pembatasan Sekitar Secapa AD

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Minggu, 12 Jul 2020 17:26 WIB
Warga yang tinggal di sekitar Secapa AD, Kota Bandung melakukan penyemprotan disinfekatan di sekitar pemukiman. Hal itu dilakukan guna cegah COVID-19.
Secapa AD (Foto: Wisma Putra)
Bandung -

Pemerintah Kota Bandung tengah mengkaji pembatasan akses di sekitar lokasi Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) usai ditemukan ribuan orang positif COVID-19. Pemkot Bandung tengah merumuskan untuk menutup total atau membatasi secara mikro.

"Tadi sedang dibahas, istilahnya PSBM (pembatasan sosial berskala mikro)," ucap Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna saat ditemui di Jalan Pajagalan, Kota Bandung, Minggu (12/7/2020).

Ema mengatakan pihaknya memberikan dua opsi ke kecamatan terkait pembatasan di area Secapa AD. Opsi pertama pembatasan di seluruh wilayah Kecamatan Cidadap dan opsi kedua hanya sekitar Secapa AD.

"Sekarang Camat sedang memilih apakah seluruh wilayah kecamatan atau kita cukup radius Secapa saja," katanya.

Berdasarkan penjelasan, kata Ema, opsi pembatasan dengan radius dari Secapa AD ada sejumlah RW yang akan dibatasi meliputi RW di Kelurahan Ledeng, Kelurahan Hegarmanah dan Kelurahan Ciumbeleuit.

"Sekarang Camat sudah saya arahkan silakan berembuk dengan unsur pimpinan di Kecamatan, pilihan mana yang akan diambil, apakah keseluruhan atau akan lokalisir dititik kluster, nanti tentukan berapa posko dan jumlah personil yang harus disiapkan, kemudian apa tindakan yang harus dilakukan, jadi bayangan saya orang yang akan masuk-keluar diwilayah PSBM ini semuanya harus terkontrol, datanya harus tercatat," kata dia.

Sebelumnya, sebanyak 1.280 orang di Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) Bandung positif COVID-19. Terungkapnya ribuan orang positif itu berawal dari dua prajurit yang mengalami sakit.

Hal itu diungkapkan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa. Andika juga telah mengunjungi Secapa AD pada Sabtu (11/7) kemarin.

"Jadi tepatnya dua Minggu lalu laporan pertama dari Komandan Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat pada saya, Hari Sabtu juga, diawali dari ketidaksengajaan, ada dua prajurit perwira siswa yang berobat ke Rumah Sakit Dustira," kata Andika dalam konferensi pers di Makodam III Siliwangi, Jalan Aceh, Kota Bandung.

(dir/mud)