Gempa M 4,8 di Sukabumi, Warga Palabuhanratu Rasakan Guncangan Kecil

Syahdan Alamsyah - detikNews
Jumat, 10 Jul 2020 13:22 WIB
Alat pendeteksi gempa Seismograf.  Zainal Abidin/detikcom.
Ilustrasi gempa (Foto: Zainal Abidin)
Sukabumi -

Gempa berkekuatan magnitudo 4,8 terjadi di Sukabumi, Jawa Barat. Beberapa warga mengaku tidak terlalu merasakan guncangan akibat gempa tersebut.

Menurut keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pusat gempa berada di laut. "Tidak terasa, kalau sekitar pukul 11.55 WIB, saya di dalam masjid. Hanya memang di luar sepertinya ada warga yang merasakan getaran, mereka bilang ada gempa," kata Nandi, warga Kecamatan Cikakak.

Nanang, warga pesisir Palabuhanratu mengaku beberapa kali getaran namun tidak besar. Ia hanya melihat kabel PLN bergetar, tapi tidak sampai bergoyang.

"Kabel PLN dan lampu gantung hanya bergetar sedikit, tidak sampai bergoyang seperti gempa yang terjadi Selasa kemarin (gempa Banten). Intensitasnya kecil," ungkap Nanang.

Diberitakan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa tersebut terjadi pada Jumat (10/7/2020), sekitar pukul 11.55 WIB. Gempa terjadi pada kedalaman 21 kilometer.

"Pusat gempa berada di laut 90 km tenggara Sukabumi," tulis BMKG melalui akun resmi @infoBMKG.

Titik gempa berada di 7,74 Lintang Selatan (LS) dan 106,86 Bujur Timur (BT). Gempa tersebut dirasakan MMI III di Ciambar, Cidadap, Lengkong dan MMI II di Pelabuhan Ratu.

Gempa kekuatan MMI III artinya getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. Sementara skala MMI II berarti getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Belum ada informasi lebih lanjut terkait dampak kerusakan akibat gempa tersebut.

(sya/mud)