Soal Klaster Secapa AD, Ridwan Kamil: Kejadian Luar Biasa dan Anomali

Yudha Maulana - detikNews
Jumat, 10 Jul 2020 12:51 WIB
Presiden Joko Widodo hari mengunjungi mal yang berada di Bekasi. Kedatangannya itu untuk meninjau kesiapan Bekasi menjalankan skema new normal.
Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom)
Bandung -

Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyoroti serius kasus 1.262 orang positif Corona di lingkungan Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD). Banyaknya orang yang terpapar COVID-19 di klaster Secapa AD ini tak dianggap remeh oleh Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung.

"Kejadian luar biasa di institusi kenegaraan, khususnya Secapa. Memang sangat luar biasa, yang kami sebut anomali," ucap Emil, sapaan Ridwan, saat jumpa pers di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jabar, Jumat (10/7/2020).

Secapa AD berlokasi di Jalan Hegarmanah, Kota Bandung. Lembaga pendidikan dalam TNI AD ini membetot perhatian publik karena munculnya kasus positif Corona.

Emil mengaku sudah berkoordinasi langsung dengan Panglima TNI Hadi Tjahjanto dan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo guna menyikapai klaster Secapa AD. Selain itu, Emil juga menguatkan koordinasi bersama Wali Kota Bandung Oded M Danial.

"Tindakan cepat kami lakukan, akan disiapkan," ucap Emil.

Klaster tersebut sudah menjadi perhatian dan diinvestigasi sejak 29 Juni 2020. Jumlah kasus yang didapatkan dari klaster Secapa AD pun cukup mengejutkan yaitu sebanyak 1.262 kasus.

Dari 1.262 kasus tersebut, hanya 17 kasus yang mendapat perawatan serta isolasi di rumah sakit. Sedangkan sisanya, 1.245 kasus merupakan orang tanpa gejala atau OTG.

"Kami menyadari dengan kerendahan hati, bahwa ini adalah dinamika, kadang-kadang tidak siap, kadang tidak paham. Satu hal yang harus dipahami, Jabar ini penuh dengan institusi pendidikan vertikal. Pengelolaannya di pusat, murid atau siswanya datang dari sejumlah daerah di Indonesia," tutur Emil.

Tonton video 'Secapa TNI AD Jadi Klaster Corona, Ini Langkah Ridwan Kamil':

(yum/bbn)