Sempat Ditutup Karena Jadi Klaster COVID-19, Mitra10 Beroperasi Lagi

M Solihin - detikNews
Kamis, 09 Jul 2020 21:16 WIB
Poster
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono)
Bogor -

Setelah sempat ditutup karena menjadi klaster baru penyebaran COVID-19, swalayan yang menjual bahan bangunan di Kota Bogor diijinkan beroperasi kembali oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

"Ya mitra10 sudah memenuhi 7 persyaratan yang kita ajukan. Kita sudah cek. Jadi hari ini, sudah mulai diuji coba selama 1 minggu," kata ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Bogor, Dedie A Rachim, Kamis (9/7/2020).

Dedie menyebut, rekomendasi yang harus dipenuhi toko Mitra10 antara lain, menjalani protokol kesehatan yang ketat, menyediakan ruang isolasi darurat, mengurangi jumlah karyawan yang bersentuhan langsung dengan pelanggan, menutup kantin, memakai APD non medis, memperbaiki sirkulasi udara dan mengkoneksi CCTV dari Mitra10 ke ruang kontrol di Balaikota Bogor.

"Kemudian kita juga lakukan penandatanganan surat pernyataan, apabila pada masa uji coba ini kemudian ada hal yang perlu dievaluasi, maka dievaluasi. Tapi kalau kemudian terjadi kondisi yang sangat beresiko maka Mitra10 bersedia untuk ditutup kembali," kata Dedie.

Sementara itu, pihak Mitra10 seluruh manajemen, karyawan, dan mitra kerjanya telah melakukan isolasi mandiri dan dinyatakan bebas COVID-19 berdasarkan hasil swab test yang dilakukan oleh Mitra10 yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Bogor.

"Untuk meningkatkan rasa aman dan nyaman selama berbelanja di Mitra10 selama tatanan normal baru, Mitra10 telah melaksanakan rekomendasi tambahan SOP Protokol Kesehatan COVID-19 dari Guhus Tugas," kata Rully Diyantino, General Manager Operasional Mitra10 kepada wartawan.

"Selama Mitra10 melakukan penutupan pasca adanya karyawan yang dinyatakan positif COVID-19, tidak satupun karyawannya yang di-PHK. Kami juga tidak kurangi remunasi untuk karyawan," imbuhnya.

Seperti diketahui sebelumnya, sebanyak 21 karyawan, SPG, dan Suplier di Mitra dinyatakan positif COVID-19. Mitra10 kemudian ditutup karena dianggap menjadi kluster baru penyebaran COVID-19. 21 orang positif itu, terdiri dari pegawai, Suplier, SPG dan keluarga dari pegawai yang positif.

Gugus Tugas COVID-19 Kota Bogor melakukan tes Covid terhadap 252 orang yang terdiri dari pegawai, supplier dan SPG. Dari 252 orang yang dicek, kemudian ditemukan 15 orang yang positif COVID-19.

"Dari 15 orang positif COVID-19 itu, kemudian dilakukan tracing dan menetapkan 185 orang sebagai ODP (Orang Dalam Pantauan). Dari hasil rapid dan swab terhadap 185 orang yang dengan status ODP itu ditemukan kembali 6 positif COVID-19. Sehingga total sampai hari ini jumlah positif COVID-19 dari kluster Mitra10 sebanyak 21 orang," papar Dedie.

(mud/mud)