ADVERTISEMENT

Truk Muatan Batubara Terperosok dan Nyaris Timpa Rumah di Sumedang

Muhamad Rizal - detikNews
Rabu, 08 Jul 2020 16:34 WIB
Truk muatan batu bara terperosok ke pemukiman warga di Sumedang
Truk muatan batu bara terperosok ke pemukiman warga di Sumedang (Foto: Muhamad Rizal)
Sumedang -

Sebuah truk pengangkut batubara terperosok ke pemukiman warga setelah menabrak pembatas Jalan Cadas Pangeran, tepatnya di Kampung Singkup, Desa Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan, Rabu (8/7/2020).

Pantauan detikcom, hingga pukul 12.30 WIB, truk tersebut masih berada di lokasi kejadian dengan kondisi yang rusak parah pada bagian depan, bahkan muatan batu bara yang diangkut pun masih berserakan.

Menurut Informasi yang didapat, truk bernopol D 9057 BA itu terperosok saat perjalanan dari arah Cirebon menuju arah Kota Bandung.

Truk tersebut terjatuh ke bawah tebing setinggi 10 meter dan mendarat tepat di halaman rumah milik warga Zaini Rahman (39).

Saat kejadian, pemilik rumah, Zaini menuturkan awalnya terdengar suara gemuruh yang cukup keras, bahkan sempat dikira ada pohon besar yang terjatuh.

"Kejadiannya pas saya bangun tidur, kirain saya pohon tumbang, pas dilihat dari rumah ada lampu sen nyala ternyata ada mobil jatuh ke sini," kata Zaini saat ditemui di lokasi kejadian, Rabu (8/7/2020).

Beruntung truk tersebut tidak sampai menimpa rumahnya, pasalnya truk tersebut sempat tersangkut di pembatas jalan atau tepatnya di atas tebing. Namun tidak lama kemudian terjatuh ke halaman rumahnya dan tersangakut di sebuah pohon.

"Untung tidak sampai (menimpa rumah), karena ada pohon jadi ketahan. Hanya ada empat pohon saja yang tumbang, yang satunya nahan truk" katanya.

Penumpang mobil tersebut merupakan satu keluarga, yang terdiri dari satu sopir, kemudian istri dan dua orang anaknya. "Alhamdulillah selamat semua, gak ada apa-apa. Itu satu keluarga, kondisinya hanya anak yang 5 tahun yang mengalami luka-luka sedikit," kata Zaini.

Kasatlantas Polres Sumedang, AKP Yudiono menyebut penyebab kecelakaan truk pengangkut batu bara tersebut diduga karena sopir mengantuk hingga akhirnya terjatuh.

"Akibat mengantuk, tidak ada korban jiwa hanya kerugian materi saja," kata Yudiono melalui pesan singkatnya.

Untuk sementara, pihaknya belum bisa mengevakuasi mobil truk tersebut. Sebab selain medan yang cukup sulit, proses evakuasi harus menggunakan alat berat.

"Kita bantu pam proses evakuasi, rencananya besok," jelas Yudiono.

Tonton video 'Pecah Ban dan Tabrak Tiang, Truk Pembawa Elpiji Terguling di Mamasa!':

(mud/mud)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT