Cegah Klaster Baru, Gugus Tugas Sasar Sekolah Kedinasan Berbasis Asrama

Yudha Maulana - detikNews
Rabu, 08 Jul 2020 16:06 WIB
Swab Test Pedagang Pasar Cisarua, ilustrasi tes swab, test swab, ilustrasi virus corona, ilustrasi tes corona
Ilustrasi rapid test (Foto: Swab Test Pedagang Pasar Cisarua. (Dok Diskominfo Kabupaten Bogor).
Bandung -

Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar akan melakukan pengetesan masif di sekolah-sekolah kedinasan yang berbasis asrama. Hal itu menyusul ditemukannya sekitar 200 orang yang terinfeksi virus Corona di Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) di Kota Bandung.

"Kami akan menelusuri ke lebih dari 20 institusi, kami mendapatkan informasi lisan dari Kakesdam masih ada21-23 sekolah kedinasan dari militer, sementara yang lain masih ada kedinasan pemerintahan," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar (GTPP Jabar) Berli Hamdani di Gudang Bulog, Kota Bandung, rabu (8/7/2020).

Berli mengatakan, pengetesan masif juga akan dilakukan di sekolah berbasis asrama, termasuk pondok pesantren atau sekolah swasta yang berbasis asrama. "Artinya pada saat pandemi masih melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM), yang tidak melaksanakan KBM tentu, tidak akan kita lakukan rapid," ucap Berli.

Menurut Berli, teridentifikasinya klaster baru ini menjadi sinyal bagi masyarakat untuk tetap melaksanakan social distancing dan mencuci tangan dengan air yang mengalir. "Kita menghindari kerumunan, itu harus ditaati semua pihak. Baik bagi kedinasan pemerintahan, militer, kepolisian, pesantren dan lain-lain," tutur Berli.

Rencananya, GTPP Jabar juga akan melakukan tes masif dengan melakukan 10 ribu pemeriksaan. "Minggu ini kita menyelesaikan semua klaster atau potensi terjadinya klaster penyebaran COVID-19 di Jabar," kata Berli.

Selain Secapa, satu klaster industri di pabrik Unilever Kabupaten Bekasi juga tengah ditelusuri jejak penyebarannya. "Antisipasi klaster ini kami dari Provinsi Jabar melakukan identifikasi terhadap potensi penyebaran, baik melalui klaster atau penyebaran di masyarakat dengan pengetesan yang lebih masif lagi," ujar Berli.

Pada bulan Maret juga ditemukan empat klaster penyebaran COVID-19 di Jabar, di antaranya klaster Musda Hipmi Jabar di Karawang, Seminar Bisnis Syariah di Sentul Bogor, Persidangan Sinode Tahunan Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) di Kota Bogor, dan acara seminar keagamaan Gereja Bethel Indonesia (GBI) di Hotel Asri, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Tonton video 'Panglima ke Capaja TNI-Polri: Corona Musuh Tak Kasat, Jangan Lengah!':

(yum/mud)