PPDB Jabar Diumumkan Hari Ini, Kadisdik: Tak Semua Tertampung

Yudha Maulana - detikNews
Rabu, 08 Jul 2020 12:54 WIB
Ilustrasi PPDB (Andhika Akbarayansyah)
Foto: Ilustrasi PPDB (Andhika Akbarayansyah)
Bandung -

Pengumuman Penerimaan Peserta Didik Baru Jawa Barat (PPDB Jabar) jalur zonasi atau tahapan kedua tingkat SMA-SMK akan dilaksanakan hari ini, Rabu (8/7/2020), pukul 14.00 WIB. Calon peserta didik bisa mengakses hasil seleksi lewat website PPDB Jabar (https://ppdb.disdik.jabarprov.go.id/) atau mencari informasi langsung di sekolah yang dituju.

Dari alur yang tertera di laman PPDB Jabar, calon peserta yang diterima di sekolah tujuan bisa melaksanakan daftar ulang secara langsung maupun online pada 9 hingga 10 Juli 2020. Tahun ajaran baru rencananya akan dimulai pada 13 Juli 2020.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar Dedi Supandi mengatakan hasil pengumuman murni berdasarkan sistem yang penetapannya dilakukan melalui musyawarah dewan guru di satuan pendidikan yang selaras dengan Petunjuk Teknis (Juknis) PPDB 2020. "Dengan jumlah pendaftar saat ini, tidak mungkin semuanya bisa tertampung. Tapi, kita sebisa mungkin memberikan sistem pelayanan terbaik," kata Dedi sebagaimana disitat dari laman Disdik Jabar.

Kadisdik menjelaskan pihaknya tetap membuka layanan pengaduan jika ada peserta didik atau orang tua yang keberatan atas hasil tersebut. Peserta didik pun bisa memanfaatkan layanan pengaduan yang ada di satuan pendidikan. Pengaduan tersebut diberi waktu selama 2x24 jam, mengingat pada 13 Juli sudah diadakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

"Tiap sekolah sudah disiapkan ruang informasi dan pengaduannya. Di Kantor Cabang Dinas (KCD) pun ada dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Jadi, kepada peserta didik dan orang tua, silakan manfaatkan," kata Dedi.

Pada pelaksanaan tahun ajaran baru belum tentu bisa dilaksanakan secara tatap muka Pasalnya ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi agar kegiatan belajar mengajar (KBM) bisa dilaksanakan secara langsung. Di antaranya sekolah harus berada di zona hijau serta sarana,prasarana dan protokol pencegahan COVID-19 harus benar-benar matang dilaksanakan. Sejauh ini, di antara 27 kabupaten/kota di Jabar baru Kota Sukabumi yang masuk ke dalam zona hijau.

(yum/bbn)